KETIK, MALANG – Terpilihnya Kota Malang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov Jatim 2025 menjadi peluang bagi perputaran ekonomi daerah. Menangkap peluang tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan mengkurasi pelaku UMKM untuk meramaikan ajang tersebut.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menjelaskan pelaku UMKM akan disebar mengisi 15 venue yang disiapkan. Stan-stan UMKM akan ditata sedemikian rupa agar dapat dinikmati peserta maupun pengunjung Porprov Jatim 2025.
"Ada 15 venue yang digunakan untuk Porprov dan dalam bulan ini akan kami matangkan untuk keterlibatan UMKM. Kita tata lagi untuk melayani peserta yang ke Kota Malang," ujar Eko, Senin 19 Mei 2025.
Jumlah UMKM yang disebar akan mengikuti jenis olahraga yang ada di masing-masing venue. Apabila salah satu venue digelar olahraga yang melibatkan massa banyak, maka UMKM yang ditempatkan pun akan lebih banyak.
"Kita lihat, untuk cabornya yang melibatkan orang banyak, maka UMKM-nya banyak. Tapi kalau sedikit, pasti akan kita sesuaikan, kondisional. Misal cabor bola kan banyak peserta dan pengunjung, maka UMKM juga besar," lanjutnya,
Eko mengestimasikan UMKM yang terlibat dapat mencapai 3000 namun jumlah tersebut berpeluang berubah dari hasil pemetaan. Namun ia memastikan bahwa UMKM makanan dan minuman akan tetap terlibat.
"Mungkin nanti ada juga merchandise. Ada yang bisa bikin merchandise, orang-orang seperti itu kan punya spesifikasi khusus," jelasnya.
Dalam waktu dekat ini Eko akan mengundang pelaku UMKM agar dapat memproduksi merchandise yang bertemakan Porprov Jatim 2025. Mulai dari gantungan kunci, kaos, boneka, dan kerajinan lainnya.
"Makanya akan kita undang mereka untuk segera bisa memproduksi merchandise itu. Tentu untuk memberikan pelayanan kepada peserta, pengikut, pengunjung dari sebagai bentuk bahwa Kota Malang sangat berterima kasih dan apresiasi Porprov Jatim 2025," kata Eko.
Ia berharap melalui pelaksanaan Porprov Jatim 2025, perekonomian di Kota Malang akan semakin meningkat. Terlebih dengan melibatkan pelaku UMKM maka akan berdampak pada kemajuan usaha masyarakat.
"Kita punya harapan akan ada perputaran ekonomi yang sangat besar, banyak melibatkan UMKM. Efeknya harus ada perputaran ekonomi yang cukup besar," tutupnya. (*)
Diskopindag Kota Malang Bakal Kurasi Pelaku UMKM untuk Ramaikan Porprov Jatim 2025
19 Mei 2025 16:20 19 Mei 2025 16:20
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi saat menjelaskan persiapan UMKM untuk Porprov Jatim 2025. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Diskopindag Kota Malang Kota Malang UMKM Porprov Jatim 2025 pelaku UMKMBaca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di BlitarBaca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali KotaBaca Juga:
Mengenal Sosok Yai Mim yang Viral Karena Bertikai dengan Sahara Tetangganya di MalangBaca Juga:
Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan SementaraBaca Juga:
Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari AktivitasBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
13 April 2026 19:05
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota
13 April 2026 17:45
Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara
13 April 2026 17:43
Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci
13 April 2026 17:14
Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas
12 April 2026 19:13
Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang
12 April 2026 18:25
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
