Bisnis Penyewaan Aksesoris Pengantin di Kota Malang Kebanjiran Pesanan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

18 Nov 2024 17:15

Thumbnail Bisnis Penyewaan Aksesoris Pengantin di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Hany Sahara, salah satu pelaku usaha penyewaan baju dan aksesoris pengantin di Kota Malang. (Foto: Litfia Indah/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG Bulan November membawa berkah bagi Hany Sahara, pelaku usaha penyewaan kebutuhan pengantin di Kota Malang. Pasalnya omzet di musim nikah ini hasilnya meningkat tajam.

Ia mengaku sejak awal November kebanjiran pesanan baju, tata rias, dan berbagai aksesoris pengantin baik dari dalam maupun luar Kota Malang. Dibandingkan dengan bulan Juni hingga Agustus, terjadi peningkatan pesanan hingga 90 persen.

“Baju dan aksesoris ini banyak dipesan dari luar Kota Malang. Ada yang dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan juga Blitar,” ujarnya, Senin 18 November 2024.

Pemesanan segala aksesoris pengantin biasanya dilakukan dalam 2-3 bulan menjelang hari pernikahan calon pengantin. Harga yang dipatok untuk setiap paket baju pengantin pun cukup beragam. Biasanya ia menyewakannya dengan harga Rp 600.000 hingga Rp 1 juta.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Terdapat ciri khas setiap baju pengantin yang didesain. Demi menjaga kualitas, Hany menggunakan bahan terbaik dengan waktu pengerjaan selama satu bulan. 

Hany juga memastikan bahwa model baju yang digunakan selalu mengikuti perkembangan zaman. Dengan demikian baju pengantin ya ia ciptakan tidak terkesan monoton.

“Kalau di sini saya punya ciri khas khusus dari segi model kita pasti up to date dan didesain sendiri, jadi pasti tidak ada yang menyamai dari luar. Terus untuk bahan yang kita gunakan kayak payetnya itu, payet yang berkualitas sehingga tidak luntur,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi juga mengapresiasi kerja keras Hany.  Usaha yang digeluti Hany, menurutnya, dapat terus berkembang.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Hal tersebut disebabkan usaha baju maupun perlengkapan pengantin akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Terlebih lagi Hany juga sering mengikuti pendampingan dan pelatihan yang dilakukan oleh Diskopindag Kota Malang.

“Hany salah satu pengusaha baju pengantin yang pernah mengikuti pelatihan yang kami adakan. Dia memang ulet dan dapat memaksimalkan kesempatan, di mana serta kapan harus beraksi. Itu sangat baik dan bisa dijadikan contoh bagi pelaku usaha lain,” tutur Eko.

Baca Sebelumnya

Program LSDP Baru Terealisasi Tahun 2026, Pemkot Malang Fokus Perubahan Mindset Masyarakat

Baca Selanjutnya

Bank Jatim dan Bank Sultra Resmi Tandatangani MoU Bentuk KUB

Tags:

pelaku usaha Kota Malang Diskopindag Kota Malang Musim Nikah

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar