Waspada! Area Kos-Kosan di Lowokwaru Jadi Wilayah Rawan Kebakaran

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

13 Nov 2025 13:49

Thumbnail Waspada! Area Kos-Kosan di Lowokwaru Jadi Wilayah Rawan Kebakaran
Ilustrasi pemadam kebakaran Kota Malang menangani kasus kebakaran. (Foto: Instagram @malangfire_)

KETIK, MALANG – Anak kos yang berada di kawasan Lowokwaru, Kota Malang diimbau untuk selalu waspada. Pasalnya, Satpol PP Kota Malang telah memetakan area tersebut sebagai salah satu kawasan yang rawan kebakaran. 

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono menjelaskan korsleting listrik menjadi salah satu pemicu area kos-kosan rawan terhadap kebakaran. Terlebih dengan penggunaan alat elektronik berkualitas rendah namun memakan voltase tinggi. 

"Di daerah kos-kosan (yang paling rawan), di Lowokwaru. Kalau yang disebabkan tabung LPG itu malah kalah dengan kebakaran yang dipicu korsleting listrik. Jadi dengan mudahnya mendapatkan alat elektronik murah, voltase tinggi, lupa kalau kabel-kabelnya enggak siap," ujar Heru, Kamis 13 Oktober 2025.

Saat ini Satpol PP Kota Malang tengah merancang Ranperda Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Kebakaran dan Non Kebakaran. Koordinasi bersama PLN juga dilakukan terkait instalasi listrik. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Dalam Ranperda nanti juga mengatur. Pada saat PLN mendapatkan order untuk menaikkan daya dari 1.300 menjadi 2.200 dan seterusnya, itu masyarakat wajjb mengganti instalasinya," sebutnya. 

Nantinya Satpol PP Kota Malang juga terlibat dalam penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bersama DPUPRPKP Kota Malang. Dari situ, Satpol PP Kota Malang jiga melakukan penertiban Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG). 

Pemadam Kebakaran (Damkar) juga rutin menyusun peta rawan kebakaran dan gangguan ancaman kepada manusia setiap tahunnya. Saat ini peta kerawanan masih berbasis wilayah kecamatan, dan akan beralih ke basis kelurahan di tahun 2026.

"Sementara ini kami gunakan peta kerawanan berbasis wilayah kecamatan. Tahun depan kami sudah berbasis sampai kelurahan. Nanti harapan kami peran serta masyarakat terhadap penanganan ataupun penanggulangan bencana kebakaran itu bisa maksimal," lanjutnya. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Pelatihan rutin kepada masyarakat untuk tata cara penggunaan alat pemadam api tradisional (APAT) dilakukan rutin setiap tahun. Termasuk penggunaan APAR kepada setiap Poskamling untuk antisipasi kebakaran. 

"Kami sudah diskusi penggunaan APAR ke semua poskamling sehingga nanti pada saat terjadi kebakaran tidak lama menunggu armada kami datang. Tetapi masyarakat bisa melakukan terlebih dahulu. Ini menjadi ikhtiar kita semua," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Putra Mars Angkat Piala Wali Kota Surabaya, Siap Bersaing di Kompetisi Piala Gubernur Jatim

Baca Selanjutnya

HIPMI Kota Blitar Ajak Anggota Blusukan ke UMKM Lewat Company Visit dan Riding Berbagi

Tags:

Kawasan Kos-Kosan Rawan Kebakaran Lowokwaru Kota Malang Kos Kota Malang Daerah Rawan Kebakaran

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar