KETIK, MALANG – Kelurahan Merjosari, Kota Malang telah terbangun Tempat Pengolahan Sampah reduce, reuse, and recycle (TPS3R). Meskipun pembangunan sudah lama berdiri, namun hingga kini warga belum dapat memanfaatkan TPS tersebut.
Salah satu warga RW 7 Kelurahan Merjosari, Misranto mengaku tidak sabar dengan pengelolaan TPS itu. Menurutnya warga lain pun telah siap menggunakan TPS ketika telah dilakukan serah terima.
"Sudah ada TPS tapi belum bisa digunakan karena belum ada penyerahan dari Pemkot Malang ke warga untuk digunakan. Sehingga sewaktu-waktu diserahkan, kami siap gunakan," ujarnya, Rabu (31/7/2024).
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Sony Bactiar menjelaskan TPS3R Merjosari bersumber dari Dana Alokasi Khusus Kementerian PUPR RI. Pembangunan TPS tersebut dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
Ia menjelaskan TPS3R baru dapat dimanfaatkan masyarakat ketika telah ada penyerahan dari KSM kepada DLH Kota Malang. Nantinya DLH Kota Malang akan menerbitkan berita acara serah terima kepada Kelompok Pengguna dan Pemanfaat (KPP).
"Seandainya nanti sudah selesai, kami akan menerbitkan berita acara serah terima dari KSM dalam hal ini KPP selaku penglola TPS-3R kelurahan Merjosari," lanjutnya.
Mekanisme tersebut juga telah sesuai dengan amanah Permen-PUPR No.03/PRT/M/2012 tentang penyelenggaraan sarana prasarana persampahan dalam penangana sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.
Sony menambahkan, apabila TPS3R difungsikan dapat menghasilkan produk berupa pupuk kompos dari olahan sampah organik.
"Kompos nanti dapat digunakan bagi para petani di area sekitar, dan kami siap memberikan pelatihan pembuatan kompos di area kelurahan Merjosari," tutupnya.(*)
Warga Merjosari Kota Malang Tak Sabar Gunakan TPS3R
31 Juli 2024 05:16 31 Jul 2024 05:16
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Salah satu warga Merjosari yang mengaku tak sabar manfaatkan TPS-3R. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
TPS-3R Merjosari tps3r Kota Malang DLH Kota MalangBaca Juga:
Hari Terakhir Libur Sekolah, Okupansi Hotel di Kota Malang Tembus 90 PersenBaca Juga:
Libur Sekolah 2026, Stasiun Malang Padat! Penumpang Kereta Tembus 175 Ribu OrangBaca Juga:
Nostalgia dan Sehat, Layang-Layang Tetap Jadi Permainan Primadona Masyarakat Malang RayaBaca Juga:
Tinggal Tunggu Perwal, Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Siap MengaspalBaca Juga:
Baris-Berbaris hingga Yel-Yel, Siswa MTsN 1 Kota Malang Bentuk Mental Lewat MATAMUDA di LanalBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
15 Juli 2026 18:37
Nostalgia dan Sehat, Layang-Layang Tetap Jadi Permainan Primadona Masyarakat Malang Raya
15 Juli 2026 18:07
FBiPK UB Mulai Pengabdian Kampung Lingkar Kampus, Kenalkan Laboratorium Pendidikan Terpadu
15 Juli 2026 17:51
Tinggal Tunggu Perwal, Angkutan Pelajar Gratis Kota Malang Siap Mengaspal
14 Juli 2026 21:29
Dukung Gaya Hidup Sehat Kaum Urban, PKB Gelar Turnamen Badminton Cak Udin Open 2026
14 Juli 2026 17:26
Sumbang PAD Rp369 Miliar, Sport Tourism Jadi Motor Utama Program 1.000 Event di Kota Malang
.png)