Usung Insentif Bagi Daerah Hulu, Bakorwil Malang Dorong Pengelolaan Lingkungan Terintegrasi Melalui PES

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

4 Nov 2025 14:39

Thumbnail Usung Insentif Bagi Daerah Hulu, Bakorwil Malang Dorong Pengelolaan Lingkungan Terintegrasi Melalui PES
Pelaksanaan rapat koordinasi Bakorwil III Malang untuk merencanakan implementasi PES. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Bakorwil III Malang mendorong pengelolaan lingkungan yang terintegrasi di setiap daerah melalui penerapan Payment for Ecosystem Services (PES). Di dalamnya terdapat usulan pemberian insentif bagi daerah hulu, khususnya penjaga dan pengelola lingkungan. 

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar menjelaskan upaya pelestarian lingkungan butuh pendekatan holistik dan kolaboratif. Hal tersebut disebabkan sektor ekologi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat merupakan satu kesatuan. 

"PES atau konsep pembayaran jasa lingkungan hadir sebagai mekanisme menghargai dan memberikan insentif inovatif kepada pihak yang telah menjaga, melindungi, dan melestarikan sumber daya alam," ujarnya, Selasa 4 November 2025.

Menurutnya skema PES mendorong keadilan ekologis seban masyarakat di hulu sebagai penjaga hutan dan sumber air mendapar penghargaan dari pihak hilir, penerima manfaat. Dengan demikian hubungan timbal balik dapat terjalin antara pengelolaan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. 

Baca Juga:
Program RT Berkelas Berlanjut, RT dengan Perencanaan Matang Berpeluang Dapat Insentif

Foto Pembahasan PES  yang salah satunya mengusung pemberian insentif bagi daerah Hulu. (Foto: Lutfia/Ketik.com)Pembahasan PES yang salah satunya mengusung pemberian insentif bagi daerah Hulu. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

"Kita berharap melalui forum ini akan terbentuk komitmen, terwujudnya kesamaan persepsi, dan dorongan terhadap mekanisme pembiayaan yang berkelanjutan bagi kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal," katanya. 

Sementara itu Prof Asihing Kustanti, Dosen dari Fakultas Pertanian (FP) Universitas Brawijaya (UB) menekankan kondisi lingkungan yang bagus di daerah hulu dapat memberi kontribusi berkelanjutan terhadap daerah hilir. 

"Kalau hulu rusak, hilir akan terdampak. Jadi hulu dipertahankan supaya keberlanjutan ekosistem dan lingkungan bagus. Ada ekosistem saling berkontribusi supaya hilir gak terdampak akibat aktivitas eksploitasi berlebihan di daerah hulu," tegasnya. 

Baca Juga:
Pemkab Bojonegoro Salurkan Insentif Pelaku Keagamaan 2026, Marbot Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya saat ini pengelolaan lingkungan masih terkotak-kotak dan terbatas pada masing-masing daerah. Padahal, dalam mengelola lingkungan harus terintegrasi dan tak terbatas pada lingkup administrasi semata. 

"Sudah terdapat support di wilayah kabupaten/kota di Bakorwil Malang. Di mana itu dikemas jadi kegiatan yang memenuhi pembayaran PES untuk jasa lingkungan daerah hulu-hilir. Tinggal memetakannya, diperlukan insentif sehingga terjadi sustainability development dan memenuhi pencapaian sosial, ekosistem, lingkungan berkelanjutan," jelasnya. 

Dalam mekanisme pemberian insentif, diperlukan badan ataupun lembaga tersendiri yang berperan sebagai koordinator. Menurut Prof Asihing, Bakorwil III Malang dapat mengambil peran agar PES dapat berjalan optimal. 

"Efektivitas akan sangat bagus karena Bakorwil Malang punya bonus demografi dan geografi. Sekarang masih belum optimal, (pengelolaan lingkungan) masih berdasarkan spot-spot (daerah). Bahkan ada yang gak mengetahui sama sekali ada PES," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Fraksi PKB DPRD Jatim Dukung Pansus BUMD

Baca Selanjutnya

Buruan! Penerimaan Murid Baru SMA Taruna Jawa Timur Telah Dibuka, Berikut Syarat dan Waktunya!

Tags:

PES Bakorwil III Malang Pengelolaan Lingkungan Terintegrasi Insentif Hulu Hilir Payment for Ecosystem Services

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar