Tersandung BI Checking, 30 Persen ASN Muda Kota Malang Gagal Ajukan Tapera

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

14 Okt 2024 13:42

Thumbnail Tersandung BI Checking, 30 Persen ASN Muda Kota Malang Gagal Ajukan Tapera
Gambaran perumahan ASN di Kota Malang. (Foto: bappeda.malangkota.go.id)

KETIK, MALANG – Sebanyak 30 persen ASN di Kota Malang dinyatakan tidak memenuhi syarat atas pengajuan diri dalam program Tabungan Perumahan Rakyat. Jumlah tersebut didominasi oleh ASN muda akibat tersandung BI Checking. 

Dalam BI Checking, dilakukan proses pengecekan riwayat kredit ASN yang menajukan Tapera.

Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso menjelaskan dari BI Checking lah diketahui bahwa banyak ASN muda memiliki tanggungan kredit yang melebihi batas maksimum. 

"Banyak anak muda yang tidak lolos BI Checking. Hampir 30 persen dari seluruh ASN yang mengajukan, kebanyakan anak muda," ujar Erik, Senin 14 Oktober 2024. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Erik menjelaskan, untuk dapat mengakses Tapera, masih ada 1/3 gaji jika dipotong dengan cicilan yang ada. Fenomena banyaknya ASN muda yang tidak lolos BI Checking pun sempat membuatnya heran dengan gaya hidup anak zaman sekarang. 

"BI checking itu mekanisme gajinya masih 1/3 jika dipotong cicilan. Anak muda sekarang banyak yang enggak lolos BI Checking karena sisa gajinya tidak sampai 1/3. Kan enggak boleh habis, kalau habis nanti asumsinya bagaimana memenuhi kebutuhan primernya," jelasnya. 

Sementara itu Plt Sekretaris BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono menjelaskan bahwa peminat pogram Tapera saat ini mencapai 2.200 orang yang mengajukan. Namun yang dapat terealisasikan hanya 390 dari kuota 506 rumah di Bandulan. 

Dari BKPSDM Kota Malang melakukan sosialisasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya ASN yang belum memiliki rumah. ASN yang mengajukan akan melalui tahap verifikasi oleh tim. 

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

"Ada tim verifikasi, BKPSDM dan inspektorat itu lebih ke verifikasi administrasi. Jika memenuhi administrasi kita ajak dengan BTN melalui BI Checking. Kebanyakan gagalnya di sana," ujar Hendru. 

Hendru menjelaskan, rumah yang disediakan berada di kisaran harga Rp167 juta, sudah termasuk dengan pajak. Cicilan yang dilakukan pun menyesuaikan dengan kemampuan ASN. 

"Secara rata-rata kurang lebih (cicilan) Rp1,5 juta. Jangka waktunya bisa sampai 15 tahun, balik lagi di BI Checking penghasilan mereka berapa. Sehingga mereka dapat potongan berapa," tambahnya. 

Ia menekankan bahwa program Tapera saat ini masih diprioritaskan bagi ASN golongan 1 dan 2. Dari beberapa perumahan yang disediakan, sudah banyak yang telah habis terisi. 

"Mudah-mudahan ada pembangunan perumahan baru. Kalau penawaran dari pusat tetap ada, tapi kan kita tetap melihat lokasi yang di Kota Malang juga menyesuaikan. BKAD yang tahu terkait ketersediaan lahan. Meskipun ada penawaran kalau di daerah tidak ada lahan ya kan sama saja," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pimpinan DPRD Kabupaten Blitar Masa Jabatan 2024-2029 Resmi Dilantik, Supriadi: Banyak Tugas Penting Menanti

Baca Selanjutnya

Polres Batu Gelar Operasi Zebra Semeru 2024, Masyarakat Diimbau Patuhi Lalu Lintas

Tags:

ASN Muda Kota Malang BI Checking Tapera ASN Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar