Sidak di Kabupaten Malang, Bapanas Peringatkan Pedagang Tidak Jual Beras di Atas HET

Jurnalis: Gumilang
Editor: Mustopa

23 Okt 2025 20:59

Thumbnail Sidak di Kabupaten Malang, Bapanas Peringatkan Pedagang Tidak Jual Beras di Atas HET
Bapanas dan Satgas Pangan ketika sidak beras di Gudang Alfamart Kabupaten Malang. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan sidak ketersediaan, harga jual dan kualitas beras di Kabupaten Malang, Kamis, 23 Oktober 2025. Sidah dilakukan di Pasar Singosari Toko dan gudang Alfamart juga di Singosari.

Sidak dilakukan Bapanas bersama Satgas Pangan Polres Malang. Deputi III Bidang Penganeragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto menjelaskan mengenai sidak tersebut.

"Kami di sini ingin memastikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium dan beras premium dipatuhi oleh para pedagang," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, beras merupakan komoditas pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga, harus dijual dengan harga terjangkau dan tidak boleh melebihi HET.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

"Saya berterima kasih kepada Alfamart dan seluruh jaringannya di wilayah Jawa Timur harga sesuai HET. Baik itu beras medium maupun premium. Beras medium di Rp13.500 premium di Rp14.900," ungkapnya.

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban serta tugas dari Bapanas untuk memastikan ketersediaan, harga dan kualitas beras yang ada di pasaran.

"Kenapa ingin kami pastikan? Karena beras merupakan komoditas strategis nasional yang dikonsumsi oleh seluruh penduduk Indonesia setiap hari. Kalau harganya mahal kasihan masyarakat," terangnya.

Menurutnya, untuk pasokan beras di gudang Alfamart tidak terganggu. "Itu artinya produksi beras kita aman dan lancar dari petani. Itu dibuktikan pasokan yang lancar," terangnya.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Namun, saat sidak di pasar tradisional, pihaknya masih mendapati beras dijual di atas HET. Hal tersebut sebenarnya tidak boleh terjadi, karena merugikan masyarakat.

"Untuk beberapa titik tadi kami mensurvei di pasar tradisional harganya di atas HET. Ini kita berikan peringatan diperbaiki distribusinya. Mudah-mudahan tidak ada yang melakukan sistem perdagangan yang tidak jujur, tidak adil dan tidak bertanggung jawab," katanya.

Kalau ada yang curang kata ia, Kapolri telah memerintahkan Satgas Pangan agar melakukan penertiban. "Tujuannya satu ingin memastikan konsumen kita aman dan nyaman. Pedagang aman berjualan tidak bermain curang," tuturnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Sleman Serahkan 113 Sertifikat Tanah Hak Milik Warga, Jalan Prambanan-Lemahbang Segera Terwujud

Baca Selanjutnya

Cerita Endy Arfian Belajar Bahasa Uzbekistan Sebelum Perankan Omar di Film Pengin Hijrah

Tags:

Bapanas sidak beras Satgas Pangan Polres Malang Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H