Prevalensi Naik 8,48 Persen, Pemkot Malang Targetkan Penurunan Stunting 50 Persen di 2026

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

11 Feb 2026 11:49

Thumbnail Prevalensi Naik 8,48 Persen, Pemkot Malang Targetkan Penurunan Stunting 50 Persen di 2026
Kegiatan di salah satu posyandu Kota Malang. (Foto: Instagram @pkmdinoyomalangkota)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang memasang target ambisius untuk memangkas 50 persen kasus stunting di tahun 2026 ini. Berdasarkan bulan timbang, kasus stunting sempat naik menjadi 8,48 persen di tahun 2025.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Muhammad Zamroni, menjelaskan prevalensi stunting pada 2023 mencapai 9,2 persen, turun menjadi 8,1 persen di 2024.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di 2024, prevalensi stunting Kota Malang juga mengalami kenaikan. Pada 2023 prevalensi stunting di angka 17,3 persen dan naik 22,7 persen di 2024.

Dalam intervensi kasus stunting, Pemkot Malang kini berpacu pada data dari bulan timbang elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) oleh puskesmas dan posyandu tiap bulannya. Mengingat SSGI kini hanya dilakukan 2 tahun sekali. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

"Sekarang ada konsep zero stunting. Artinya mengurangi atau menghilangkan stunting pada anak terutama balita melalui pencegahan sejak dini. Agar tidak ada penambahan angka stunting baru," ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.

Melalui konsep zero stunting, Pemkot Malang akan memberikan pendampingan berkelanjutan. Intervensi kepada kelompok sasaran berisiko seperti ibu hamil dan menyusui, serta balita juga akan dilakukan. 

"Pada prinsipnya sama. Cuma lebih fokus pada upaya-upaya intervensi yang menyentuh langsung. Supaya yang utama balita stunting itu tidak sampai kembali ke stunting lagi," katanya. 

Intervensi stunting harus dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemberian nutrisi optimal dengan ASI eksklusif, makanan pendamping ASI yang kaya protein hewani, hingga perilaku hidup bersih dan sehat menjadi penekanan. 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Kemudian pemantauan tumbuh kembang secara rutin baik di posyandu ataupun puskesmas. Imunisasinya, edukasi dan kolaborasi program pemerintah dan masyarakat untuk memastikan ibu hamil dan balitanya mendapatkan gizi dan lingkungan yang sehat," kata Zamroni. 

Dinkes Kota Malang sudah memulai pergerakan new zero stunting sejak 2026. Menurut Zamroni, penanganan stunting tidak bisa berdiri sendiri namun harus melibatkan lintas perangkat daerah. 

"Intervensi sensitif itu pada kelompok komunitas mulai dari peningkatan akses gizi, edukasi dan kampanye, penguatan layanan kesehatan, perbaikan sanitasi, juga perlindungan identitas anak. Serta edukasi pernikahan dini, dan intervensi tambahan melalui pemberian suplemen," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Hendak Terbang ke Jakarta, Tiba-Tiba Emil Dardak Keluar dari Pintu Pesawat! Ada apa?

Baca Selanjutnya

150 Personel TNI Mulai TMMD Ke-127 di Situbondo, Fokus Percepatan Pembangunan Desa Terpencil

Tags:

Stunting Angka Stunting Kota Malang Kota Malang Prevalensi Stunting Dinkes Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar