Polemik Penolakan Jalan Tembus di Perumahan Griya Santha menuju Jalan Simpang Candi Panggung, Warga Khawatir Macet

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

13 Jun 2025 21:00

Thumbnail Polemik Penolakan Jalan Tembus di Perumahan Griya Santha menuju Jalan Simpang Candi Panggung, Warga Khawatir Macet
Pertemuan warga RW 12 perumahan Griya Santha bersama Pemerintah Kota Malang membahas polemik jalan tembus. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Warga RW 12 Kelurahan Mojolangu atau yang berlokasi di kawasan Perumahan Griya Shanta, Kota Malang sepakat menolak rencana jalan tembus dari Jalan Soekarno Hatta menuju Jalan Simpang Candi Panggung. 

Penolakan salah satunya ditengarai oleh kekhawatiran terhadap potensi keamanan dan kemacetan di perumahan tersebut. Ketua RW 12, Jusuf Tojib menjelaskan bahwa kawasan tersebut sudah sering mangalami kemacetan akibat adanya fasilitas pendidikan berupa SMP 18 Kota Malang.

"Di lokasi banyak gangguan keamanan dan kenyamanan warga, antara lain potensi kepadatan lalu lintas dan kemacetan yang semakin meningkat, mengingat saat ini sudah terjadi kemacetan karena adanya beberapa fasilitas Pendidikan," ujarnya Jumat 13 Juni 2025.

Menurutnya beban sirkulasi kendaraan semakin besar dan tak terkendali dengan akses jalan yang sangat terbatas. Tak hanya itu dikhawatirkan terjadi peningkatan terhadap potensi banjir akibat saluran yang berada di barat perumahan menuju Jalan Soekarno Hatta.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

 

Foto Warga menolak pembongkaran tembok untuk dijadikan jalan tembus menuju Jalan Simpang Candi Panggung. (Foto: Ketua RT 4 RW 12 Mojolangu)Warga menolak pembongkaran tembok untuk dijadikan jalan tembus menuju Jalan Simpang Candi Panggung. (Foto: Ketua RT 4 RW 12 Mojolangu)

 

Pembuatan jalan tembus tersebut direncanakan membongkar tembok pembatas yang berlokasi di kawasan perumahan. Warga setempat tetap bersikukuh agar tidak dilakukan pembongkaran tembok sebelah barat perumahan dan menolak membuka akses jalan.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Oleh karena itu sejak tahun 2016, Pengurus RT 01 sampai RT 08 bersama Pengurus RW 12 telah bersepakat mempertahankan tembok barat sebagai pembatas perumahan Griya Shanta," katanya.

Warga juga telah meminta adanya pertemuan dengan pihak Kecamatan Lowokwaru bersama dengan beberapa instansi terkait. Dalam pertemuan yang dilakukan Jumat sore tadi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra ingin menjelaskan kondisi lalu lintas di kawasan tersebut khususnya Jalan Simpang Candi Panggung.

Sayangnya, warga yang diwakilkan oleh ketua RT setempat memilih untuk walk out dan hanya menyerahkan berita acara tentang penolakan yang sudah disepakati oleh warga.

"Kami dari Dishub Kota Malang mau menyampaikan tentang kelalulintasan. Bahwa di Jalan Simpang Candi Panggung sudah mendekati tingkat kejenuhan 1, hingga di simpang 5 itu. Maka perlu ada solusi," ujar Jaya.

Menurutnya, salah satu jalan keluar untuk mengatasi persoalan tersebut ialah dengan mengoptimalkan jaringan jalan yang ada. "Jalan merupakan suatu jaringan, gak bisa terputus. Salah satu cara untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas adalah mengoptimalkan jaringan jalan yang ada," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemdes Akugala Halmahera Selatan Bangun Jalan Sirtu Permuda Akses Warga

Baca Selanjutnya

Polda Jatim Tangkap Penjual Konten Pornografi Anak, Dua Tahun Beraksi Raup Rp240 Juta

Tags:

Griya Santha RW 12 Mojolangu Perumahan Griya Santha Kota Malang jalan tembus Jalan Soekarno-Hatta Jalan Simpang Candi Panggung

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar