Pertama Kali Terselenggara, Kampung Budaya Polowijen Gelar Festival Topeng Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

5 Agt 2023 08:16

Thumbnail Pertama Kali Terselenggara, Kampung Budaya Polowijen Gelar Festival Topeng Malang
Pelaksanaan workshop membatik Topeng Malang (foto: Lutfia/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kampung Budaya Polowijen (KBP) untuk pertama kalinya menggelar Festival Topeng Malang pada 5-6 Agustus 2023. Festival tersebut bertujuan memperkenalkan keunikan Topeng Malang, sesuai dengan ikon Kampung Budaya Polowijen.

Isa Wahyudi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Budaya Polowijen menjelaskan, banyak kegiatan dilakukan pada festival tersebut. Mulai dari lomba mewarnai, workshop batik, workshop kriya, sarasehan, hingga lomba tari Topeng Malang. Keseluruhan kegiatan tersebut spesifik pada tema Topeng Malang.

"Festival Topeng Malang itu jaranh diselenggarakan, baik di tingkat Jawa Timur maupun Kota dan Kabupaten Malang. KBP menyelenggarakan festival ini lebih komplet. Selain itu, jarang ada lomba tari topeng, rata-rata ikut lomba bareng dengan tari-tarian yang lain," jelas pria yang akrab dipanggil Ki Demang, Sabtu (5/8/2023).

Terdapat 20 orang yang berpartisipasi pada workshop batik Topeng Malang, sedangkan untuk workshop kriya Topeng Malang diikuti oleh 15 peserta dari SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"Workshop batik diikuti oleh Asosiasi Pengusaha dan Pengrajin Batik Kota Malang ada 20 orang. Kebetulan materinya fokus di Topeng Malang. Lalu yang mengikuti workshop kriya sekitar 15 orang dari SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang. Setelah workshop mereka main angklung juga," sambungnya.

Kegiatan lomba Tari Topeng Malang baru dilaksanakan pada hari Minggu (5/8/2023) besok. KBP berhasil menjaring 120 penampilan baik dari individu maupun kelompok. Jelas Ki Demang terdapat 80 peserta individu dan 30 penampilan kelompok. 

"Ternyata di luar dugaan, saya prediksi dapat 40 peserta sudah cukup. Tapi saat batas pendaftaran ternyata dapat 120 tampilan dan total peserta yang pakai topeng besok ada 170 orang," jelas Ki Demang.

Sebelum mengikuti proses lomba Tari Topeng Malang, peserta akan diarak menuju makam Mbah Reni. Ia merupakan orang pertama yang membuat topeng di Pulau Jawa, khususnya di awal abad ke-19.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

KBP juga akan memberikan anugerah kebudayaan kepada pelaku seni dan budaya Topeng Malang. Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi yang diberikan dari KBP kepada para penggiat tersebut.

"Besok pagi arak-arakan dan nyekar ke makam Mbah Reni. Baru kembali lagi ke lomba Tar Topeng Malang. Setelah itu KBP memberikan anugerah pada pelaku seni budaya Topeng Malang. Kita ambil enam orang, tiga dari Kota Malang dan tiga lagi dari Kabupaten Malang," tambahnya.

Foto Peserta blasteran Malang-Inggris mengikuti lomba mewarnai Topeng Malang di KBP (foto: Lutfia/ketik.co.id)Peserta blasteran Malang-Inggris mengikuti lomba mewarnai Topeng Malang di KBP (foto: Lutfia/ketik.co.id)

Menariknya Festival Topeng Malang juga diikuti oleh peserta blasteran Malang-Inggris. Lina Ramadhan (40) selaku orang tua menjelaskan bahwa salah satu anaknya sangat tertarik dengan budaya Jawa.

Ia membawa keempat anaknya, yakni Alexander (9), Grace (7), Alice (6), dan Sofi (4).

"Besok Alice ikut lomba Tari Topeng Malang, sedangkan tiga saudaranya cuma menemani dan lihat-lihat acaranya. Terutama Alexander mau lihat Topeng Malangnya, saat memahat," ujar Lina.

Anaknya, Alice telah mulai menari sejak berusia 3 tahun. Ia juga rutin mengikuti les menyinden. Menurutnya kegiatan tersebut dapat mengenalkan anak-anak terhadap budaya di Kota Malang.

"Kami sama sekali bukan seniman, biasa saja. Kami tinggal di Malang dan anak-anak lahir di Malang semua. Memang dia suka budaya Jawa dan kami sudah mengenalkan ke mereka. Ada acara di sini, dan memang sudah dikenalin," tambahnya.(*) 

Baca Sebelumnya

Kurangi Gejala Menopause Dengan Konsumsi Makanan Ini

Baca Selanjutnya

Pemkot Malang Pacu Produktivitas UMKM dan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Tags:

Festival Topeng Malang Kampung Budaya Polowijen Kota Malang Topeng Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar