KETIK, MALANG – Memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, warga bersama unsur Satlinmas Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, membentangkan bendera Merah Putih raksasa sepanjang 81 meter pada Senin, 17 Agustus 2026. Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus simbol semangat nasionalisme.
Bendera diarak mulai pukul 07.00 WIB melintasi Jalan Kiai Parseh Jaya hingga Jalan Rajasa sejauh kurang lebih 8 kilometer. Arakan bendera ini turut diiringi pertunjukan kesenian Bantengan.
Lurah Bumiayu, Mutho Shobiri, mengatakan bahwa tradisi kirab bendera ini telah menjadi agenda tahunan yang rutin digelar setiap tanggal 17 Agustus.
"Kirab bendera ini rutin dilakukan setiap momentum 17 Agustus dan sudah dilaksanakan sebanyak empat kali," jelasnya kepada Ketik.com.
Ia mengungkapkan, bendera raksasa tersebut dijahit secara bergotong royong oleh warga. Bendera itu pertama kali dibuat saat peringatan HUT ke-78 RI pada tahun 2023, lalu panjangnya terus ditambah satu meter setiap tahun menyelaraskan usia kemerdekaan Indonesia.
"Bendera tersebut dijahit bersama pada malam 16 Agustus. Setelah jadi, kami kibarkan lalu dikirab pada hari ini," tambahnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, seluruh personel Satlinmas Kelurahan Bumiayu diterjunkan untuk mengarak bendera raksasa tersebut. Keterlibatan mereka sebagai pemegang bendera merupakan hasil musyawarah bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari LPMK, ketua RT dan RW, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas.
"Satlinmas yang terlibat sebanyak 69 personel dan seluruh personel bergabung semua dalam kirab ini. Bendera itu diarak ke Jalan Rajasa, untuk kemudian dilakukan upacara dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama," terangnya.
Melalui kegiatan ini, Mutho berharap semangat kebersamaan warga terus terjaga serta mampu menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.
"Dengan adanya kirab ini, rasa persatuan dan kesatuan warga terjalin dengan harmonis. Dan yang kedua, mewujudkan cita-cita sesuai tema Hari Kemerdekaan RI yaitu mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," pungkasnya. (*)
.png)