PATBM Jadi Langkah Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

8 Okt 2024 15:38

Thumbnail PATBM Jadi Langkah Penanggulangan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Kota Malang
Ilustrasi anak-anak di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang sudah mendesain upaya untuk menanggulangi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dengan program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). 

Menurut Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, melalui PATBM, kelompok masyarakat mulai dari LPMK, PKK, Kader Posyandu diberikan bekal untuk mendampingi dan mendeteksi perilaku kekerasan. 

"Selama ini, korban-korban kan tertutup, ada yang enggak mau menyampaikan kekerasan yang dialami ke keluarganya. Atau bisa jadi juga sudah disampaikan ke keluarganya, tapi pihak keluarga yang malu menyampaikan ke kami. Kita gencarkan PATBM," ujarnya, Selasa 8 Oktober 2024. 

Dengan demikian, apabila terdapat kekerasan pada anak maupun perempuan, dapat segera dilaporkan kepada ketua RT setempat untuk pencegahan dini. Terlebih masing-masing wilayah juga memiliki Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) sebagai penghubung antara Dinsos dan masyarakat. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Misalnya, kejadian kekerasan terhadap anak berupa bullying atau pelecehan seksual. Pada saat itu, tidak ada pihak keluarga yang melaporkan, tapi justru dari tetangga melapor ke ketua RT, RW. Kemudian diasesmen oleh TKS," lanjutnya. 

Nantinya dari TKS akan melaporkan peristiwa tersebut kepada UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinsos Kota Malang. Dari sanalah asesmen dilakukan langsung terhadap penyintas. 

"Setelah itu baru kami mengambil tindakan, apakah perlu dilaporkan ke PPA Polresta, apakah perlu pendampingan atau bagaimana," lanjutnya. 

Hingga saat ini kurangnya keterbukaan keluarga maupun penyintas, menjadi hambatan Dinsos Kota Malang dalam menangani kasus kekerasan. Untuk itu, sosialisasi di tingkat kelurahan gencar dilakukan agar jika ditemukan kasus kekerasan, masyarakat dapat segera melapor. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

"Kami mengimbau jangan mencoba melakukan kekerasan kepada perempuan atau anak-anak, karena pasti ketahuan. Di tingkat RT pun sudah ada yang mengawasi, seperti PATBM. Meskipun disembunyikan, pasti akan ketahuan," tegasnya. 

Donny menyebut jumlah kasus kekerasan pada perempuan dan anak yang dilaporkan dan ditangani oleh Dinsos Kota Malang mencapai 30 kasus per Juli 2024. Ia menegaskan bahwa meningkatnya jumah kekerasan bukan menjadi indikator peningkatan kasus kekerasan di Kota Malang. 

"Tetapi, hal ini mengartikan bahwa semoga masyarakat kita bisa lebih terbuka, bisa lebih menjaga dan melindungi hak-hak korban sehingga dilaporkan ke kami," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Cissy Houston, Penyanyi Gospel Peraih Grammy dan Ibu Whitney Houston, Meninggal Dunia

Baca Selanjutnya

Warna-Warni Buka Suara, Anak di Bawah Umur Diduga Pembakar JPO Jalan Pemuda Surabaya

Tags:

Perlindungan perempuan dan anak Kota Malang kekerasan anak Kekerasan Perempuan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat PATMB Dinsos-P3AP2KB kota malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar