KETIK, MALANG – Belakangan ini, hujan sering melanda Kota Malang, khususnya pada siang menjelang sore hari. BPBD Kota Malang telah mengimbau masyarakat untuk waspada dan mengantisipasi terjadinya peristiwa banjir dan juga tanah ambles.
Kepala Pelaksanan BPBD Kota Malang, Prayitno menjelaskan bahwa telah terjadi tanah ambles di Kampung Biru, tepatnya di Jalan Embong Brantas RT 2 RW 5, tepatnya pada 24 September 2024 pukul 13.30 WIB.
Ia menjelaskan bahwa penyebab dari tanah ambles tersebut ialah saluran gorong-gorong yang tidak mampu menampung debit air saat hujan lebat. Pihaknya baru mendapatkan laporan dari warga pada sekitar pukul 14.30 WIB.
"Kalau dari keterangan warga setempat, tanah ambles dipicu oleh meluapnya debit air di gorong-gorong saat hujan lebat. Kerusakannya berupa jalan warga ambles dengan diameter 4X2 meter," ujarnya, Kamis 26 September 2024.
Tanah yang ambles memiliki kedalaman hingga 1 meter dan tidak dapat dilewati oleh warga setempat. Akibatnya sebanyak 13 kepala keluarga yang aksesnya terhambat.
"URC BPBD Kota Malang bersama warga sudah membersihkan material tanah ambles yang ada di lokasi kejadian," tambahnya.
Tak hanya itu, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan beberapa lokasi di Kota Malang terendam banjir pada 25 September 2024 kemarin. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bareng Raya gang II-G, Jalan Gribig, dan juga Jalan Bingkil RT 4 RW 4, Ciptomulyo.
BPBD Kota Malang mendapatkan laporan tersebut dari Early Warning System (EWS) banjir dan juga laporan maupun pantauan di media sosial. Beruntungnya genangan air tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera surut.
"Sekitar pukul 15.15 WIB terpantau melalui EWS Banjir terdapat peningkatan debit air di Jalan Bareng Raya, durasi banjir sekitar 20 menit dengan ketinggian 30 sentimeter," ucap Prayitno.
Namun banjir yang terjadi di Jalan Bingkil sempat membuat sebanyak 12 warga harus mengungsi di Balai RW untuk sementara waktu. "Debit air mulai berangsur surut sesaat setelah hujan reda dan surut seluruhnya sekitar pukul 19:00 WIB. Beberapa pengungsi juga sudah kembali ke rumah," tutupnya. (*)
Musim Hujan, BPBD Kota Malang Antisipasi Kerawan Banjir dan Tanah Ambles
26 September 2024 15:16 26 Sep 2024 15:16
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Penanganan tanah ambles oleh BPBD Kota Malang dan tim di Kampung Biru. (Foto: BPBD Kota Malang)
Tags:
BPBD Kota Malang tanah ambles antisipasi musim hujan Musim Hujan hujan kota malang Banjir Kota Malang Kota MalangBaca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak MalingBaca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu RamadhanusBaca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada HotelBaca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota MalangBaca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
15 April 2026 19:41
DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi
15 April 2026 17:57
DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH
15 April 2026 16:31
33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi
15 April 2026 14:28
Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!
15 April 2026 13:54
Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026
14 April 2026 16:31
Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK
