KETIK, MALANG – Desa Sumberagung Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang konsisten menyelenggarakan peringatan Grebeg Suro. Peringatan bulan suro kali ini dilaksanakan dengan sangat khidmat, Selasa, 16 Juni 2026.
Dikemas dalam bentuk Grebeg Suro, warga berbondong-bondong membawa Uba Rampe berupa ogoh-ogoh gunungan, yang dihiasi dengan hasil bumi dan makanan.
Grebeg suro kali ini, diikuti oleh 37 RT dan 15 lembaga pendidikan. Dengan mengangkat tema "Cancut Taliwanda, Mbangun Praja", Sumberagung memamerkan total 50 ogoh-ogoh gunungan, yang diarak oleh warga mulai dari depan Kantor Desa Sumberagung, menuju ke Lapangan Gunturan Sumberagung.
Kapala Desa Sumberagung, Muzayid, menyampaikan bahwa grebeg suro merupakan salah satu bentuk rasa syukur masyarakat atas segala kenikmatan yang telah diberikan oleh Tuhan.
"Doa terbaik adalah ungkapan syukur. Mari bersama sama kita syukuri segala sesuatu yang kita miliki. Mudah-mudah han kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT," ujarnya.
Menurut Muzayid, peringatan Grebeg Suro akan selalu konsisten dilaksanakan setiap tahunnya. Ia menyebut bahwa kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan gotong royong warga.
"Kekompakan terlihat ketika warga memamerkan ogoh-ogoh gunungan hasil kerja keras mereka. Seluruhnya tampak antusias dan sangat mendukung kegiatan ini," paparnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang turut andil dan terlibat dalam Grebeg Suro kali ini.
Diketahui peringatan bulan muharram atau suro dikenal sebagai bulan sakral. Bulan ini menandai awal tahun dalam penanggalan islam ataupun jawa. Bulan tersebut seringkali diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.
Kegiatan dikemas dalam berbagai macam bentuk, seperti tirakatan, doa bersama, dan penyajian uba rampe. Doa dipanjatkan dengan mengharap keselamatan, menolak bala, dan bersyukur menyambut tahun baru. (*)
.png)