Harga Tiga Komoditas Dikhawatirkan Naik, Pemkot Malang Segera Lakukan Intervensi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

30 Jan 2024 10:20

Thumbnail Harga Tiga Komoditas Dikhawatirkan Naik, Pemkot Malang Segera Lakukan Intervensi
Pelaksanaan HLM untuk mengantisipasi inflasi di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Harga tiga komoditas di pasaran Kota Malang diprediksi mengalami kenaikan. Pemkot Kota Malang pun melakukan persiapan intervensi guna mencegah terjadinya inflasi. 

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan ketiga komoditas tersebut meliputi beras, daging sapi, dan juga jagung. Untuk melakukan intervensi tersebut, Pemkot Malang menyiapkan anggaran hingga Rp 2 miliar. 

"Kami siapkan anggaran terkait intervensi komoditi. Kemarin kami ada anggaran Rp 2 miliar karena untuk intervensi tidak hanya pada satu OPD tapi ada Dispangtan, Diskopindag, dan bagian PISDA," ujar Wahyu usai melaksanakan High Level Meeting (HLM) pada Selasa (30/1/2024). 

Adapun intervensi yang dilakukan salah satunya dengan menggelontorkan beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) di dua kecamatan yakni Klojen dan Blimbing. Kerjasama dengan Perum Bulog pun selalu dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga beras. 

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

"Kita memberikan subsidi karena SPHP ini kan dari Bulog kepada toko-toko, itu ada ongkos. Nah kami subsidikan di ongkosnya. Di sini kita menjual harganya yang tidak jauh dengan Bulog. Tetapi yang jelas kita akan gelontor dan pasti lebih murah daripada distributor," ujarnya. 

Kota Malang juga memperkuat kerjasama dengan berbagai daerah untuk menjaga pasokan daging sapi. Begitu pula dengan jagung, tak hanya belerjasama antar daerah namun juga dengan Perumda Tunas agar tidak terjadi kenaikan harga yang memberatkan masyarakat. 

"Kemudian untuk daging sapi kami juga bekerjasama antar daerah dengan Kabupaten Malang untuk bisa mendapatkan daging sapi. Sebelum daging naik kita akan intervensi," sebutnya. 

Pemerintah Kota Malang pada pelaksanaan HLM kali ini telah melakukan penandatanganan MoU dengan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Malang dan juga Perum Bulog Malang. 

Baca Juga:
Saluran Gas Elpiji Bocor, Warung Makan Tegal di Kota Malang Ludes Terbakar

Ketua Perekonomian, Infrastruktur, dan Sumber Daya Alam (PISDA) Kota Malang, Wahyu Setiawan menjelaskan kegiatan tersebut untuk menjalin komunikasi yang efektif antar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang. 

"Kegiatan ini juga untuk mengetahui penyebab kenaikan inflasi yang dihadapi menjelang Pemilu dan hari besar nasional. Penandatanganan MoU tersebut sebagai upaya bersama pengendalian inflasi yang dilakukan bersama Bank Indonesia, dan ketahanan pangan Kota Malang bersama Bulog," jelasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Terbalik! Harimau di Medan Zoo Tak Terawat hingga Mati, di Surabaya Zoo Sehat dan Gemuk

Baca Selanjutnya

Harlah Muslimat NU dan 1.000 Bantengan Digelar Bersamaan di Kota Malang

Tags:

High Level Meeting Inflasi kota malang tingkat inflasi kenaikan harga barang Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H