‎Gubernur Khofifah Fasilitasi Peluang Ekspor, Tempe Produk Unggulan Kabupaten Malang Dilirik Pasar Jepang ‎

31 Oktober 2026 16:25 31 Okt 2026 16:25

Gumilang

Editor
Thumbnail ‎Gubernur Khofifah Fasilitasi Peluang Ekspor, Tempe Produk Unggulan Kabupaten Malang Dilirik Pasar Jepang ‎

Gubernur Khofifah bersama Sekda Kabupaten Malang saat menghadiri Business Matching. (Foto: Prokopim Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – ‎Produk olahan tempe Kabupaten Malang dilirik pasar internasional. Tempe Nizkiya dari Desa Sutojayan, Pakisaji, menjadi salah satu produk unggulan yang menarik minat buyer Jepang dalam Business Matching bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, 30 Oktober 2026.
‎
‎Keikutsertaan IKM pada kegiatan tersebut, merupakan upaya Pemkab Malang dalam memperkuat upaya nyata dalam membuka akses pasar lebih luas bagi produk Industri Kecil dan Menengah (IKM). Termasuk peluang tembus pasar internasional.
‎
‎Pada kesempatan itu, Sekda Kabupaten Malang Budiar juga menghadiri langsung Business Matching. Kabupaten Malang juga menampilkan keripik tempe original dan sagu asal Sumberwaras Lawang.
‎
‎Selain tempe, produk cabai juga menarik perhatian untuk dijajaki lebih lanjut. Berbagai produk lainnya seperti kerupuk, sambal, ayam ungkep, buah-buahan, rengginang, dan aneka olahan pangan turut diperkenalkan sebagai potensi yang terbuka untuk dipasarkan di Jepang.
‎
‎Sekda Kabupaten Malang Budiar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan produk Kabupaten Malang mengikuti kegiatan ini.
‎
‎''Melalui kegiatan ini, sesuai arahan Bapak Bupati Malang (Sanusi, Red), Pemerintah Kabupaten Malang berharap semakin banyak produk IKM lokal yang memperoleh kesempatan masuk ke pasar global," ujarnya didampingi Kadisperindag Kabupaten Malang Astri Lutfiatunnisa.
‎
‎Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang berharga dan sangat penting. Karena membuka usaha peluang IKM Kabupaten Malang merambah ke pasar dunia.
‎
‎"Ketertarikan terhadap tempe menjadi pintu awal, sekaligus motivasi bagi pelaku IKM lainnya untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi, kemasan, dan daya saing produk," jelasnya. 
‎
‎"Harapannya, dari produk lokal menuju pasar global. Business Matching menjadi langkah konkret untuk membuka peluang, memperluas jejaring, dan mengantarkan IKM Kabupaten Malang semakin berdaya saing hingga pasar internasiona," tambah Budiar. 

‎Sebagai informasi, Kegiatan Business Matching ini menghadirkan beragam produk unggulan dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. 
‎
‎Tidak sekadar menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga memberikan wawasan dan kiat strategis mengenai standar, kualitas, serta peluang pengembangan produk agar mampu memenuhi kebutuhan pasar Jepang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah Gubernur Jawa Timur Kabupaten Malang