Evaluasi Proses Pengawasan Pemilu 2024, FISIP UB Gelar Pengabdian Masyarakat

Jurnalis: Gumilang
Editor: M. Rifat

8 Des 2024 08:46

Thumbnail Evaluasi Proses Pengawasan Pemilu 2024, FISIP UB Gelar Pengabdian Masyarakat
FISIP UB ketika melakukan diskusi sekaligus Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Malang, 7 Desember 2024. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar pengabdian masyarakat di Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu, 7 Desember 2024.

Tujuan digelar kegiatan bersama Bawaslu Kabupaten Malang ini mengevaluasi pengawasan Pemilu 2024.

Pada kegiatan yang lebih banyak dilakukan melalui diskusi ini dihadiri sejumlah akademisi, pengawas pemilu, serta praktisi yang berkecimpung langsung dalam proses pengawasan pemilu.

Sedangkan pematerinya adalah Tri Hendra Wahyudi dan Mohammad Fajar Shodiq Ramadlan, Dosen Ilmu Politik FISIP UB. Secara khusus mengangkat isu terkait pengawasan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif 2024. Serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada November 2024.

Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

Pada kesempatan itu juga dibahas pengawasan partisipatif dalam dua pemilu. Dalam diskusi ini, Dosen Ilmu Politik Tri Hendra Wahyudi mengungkapkan pentingnya penguatan peran masyarakat, khususnya kader pengawas.

Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga jalannya pemilu yang lebih transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterbatasan sumber daya dimiliki Bawaslu merupakan tantangan utama mendorong keterlibatan dari masyarakat. Terutama melalui peran aktif kader pengawas.

“Bawaslu berperan penting dalam pengawasan pemilu, namun keterbatasan sumber daya di lapangan membuat kami sangat bergantung pada peran kader pengawas partisipatif. Kader-kader ini, yang berasal dari masyarakat, memiliki peran kunci dalam memperluas pengawasan pemilu di tingkat desa dan kelurahan," ujar Tri.

Lebih lanjut ia mengatakan, pengawasan partisipatif bukan hanya soal memperluas cakupan pengawasan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pengawasan itu sendiri.

Baca Juga:
Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

“Kami berharap dengan memberdayakan kader pengawas di tingkat akar rumput, bisa menciptakan pengawasan lebih inklusif dan holistik. Kader pengawas bukan hanya pelapor, mereka juga bagian dari sistem yang memastikan setiap suara dihitung dengan adil dan setiap potensi pelanggaran bisa cepat terdeteksi,” terangnya.

Menurutnya, melalui pengawasan dilakukan kader partisipatif, diharapkan transparansi pemilu dapat meningkat secara signifikan. Partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan memberi kekuatan ekstra untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang jujur dan bebas dari kecurangan.

Tri menegaskan bahwa pengawasan yang berbasis pada keterlibatan masyarakat akan mengarah pada proses pemilu lebih bersih, di mana setiap tahap diawasi dengan lebih baik.

“Kader pengawas harus diberdayakan dengan pelatihan yang cukup, pemahaman mendalam tentang peraturan pemilu, serta alat yang memadai untuk melaksanakan pengawasan. Dengan demikian, pengawasan pemilu akan lebih efektif dan berdampak pada peningkatan integritas pemilu di Indonesia," tuturnya.

Sebagai penutup, ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu bergantung kerjasama baik antara berbagai pihak terlibat.

"Evaluasi yang mendalam terhadap proses pengawasan di Pemilu 2024 menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengawasan di pemilu-pemilu yang akan datang," sebutnya.

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung dua Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang, Abdul Alam Amrullah dan Muhamad Hazairin. Selain itu, diskusi pada kesempatan tersebut juga berlangsung produktif. (*)

Baca Sebelumnya

Bersihkan Saluran Air Mampat, Seorang Pria di Pacitan Tewas Tertimbun Longsor

Baca Selanjutnya

Kemenangan Kandang Malut United Kandas di Injury Time

Tags:

Fisip UB malang Kabupaten Malang Bawaslu Kabupaten Malang pilkada

Berita lainnya oleh Gumilang

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

17 April 2026 09:23

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend