KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan bahwa sistem pengelolaan limbah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang dijaga dengan ketat. Hal tersebut untuk menghindari masuknya limbah bahan berbahaya beracun (B3) ke dalam TPA.
Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro menjelaskan upaya tersebut sebagai tindak lanjut dari beredarnya informasi temuan limbah yang diduga B3.
"Kalau kami dapat dari info teman-teman di sana, itu ditemukannya di lokasi gudang pemulung yang berada di luar area TPA," ujarnya, Jumat 8 Mei 2025.
DLH Kota Malang telah memberikan peringatan tegas kepada pemilik usaha dan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) agar patuh terhadap regulasi pengelolaan limbah B3. Terlebih berdasarkan regulasi, pengelolaan limbah medis menjadi syarat wajib dalam perizinan operasional.
"Kami terus mengimbau seluruh fasyankes untuk tertib dalam pengelolaan limbah medis. Jadi kalau tidak punya TPS B3, mereka tidak akan terbit izin operasionalnya. Kemudian harus punya kontrak dengan transporter limbah medis untuk diangkut dan dikelola di tempat pengolahan limbah medis," tegasnya.
Menurutnya limbah medis yang tidak dikelola dengan benar, dapat menimbulkan potensi pencemaran lingkungan. Kendati demikian, saat ini tidak ada temuan limbah medis dan B3 yang masuk ke dalam TPA Supit Urang.
"Kalau berdasarkan regulasi, limbah medis itu wajib dikelola secara mandiri dari si penghasil limbah B3 itu. Menurut kami itu sampai sekarang berjalan efektif," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini Kantor DLH Kota Malang memiliki TPS B3 yang digunakan untuk menampung limbah dari kegiatan internal. Mulai dari limbah baterai bekas, lampu neon, maupun aki kendaraan yang beroperasi.
"Jadi harapannya semua pihak, bahkan kami sendiri pun wajib tertib dan patuh terhadap aturan yang ada," sebutnya.(*)
DLH Kota Malang Jaga Ketat Sistem Pengelolaan Limbah di TPA Supit Urang
9 Mei 2025 10:39 9 Mei 2025 10:39
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi pengelolaan sampah di TPA Supit Urang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
TPA Supit Urang Kota Malang Limbah B3 Limbah Medis DLH Kota MalangBaca Juga:
Diterjang Demo Mahasiswa Malang, Moreno Soeprapto Pasang Badan Bela Program MBGBaca Juga:
Gelar Apel Akbar di Malang, Pendukung MBG: 99 Persen Sekolah Setuju Program Prabowo!Baca Juga:
Arema FC Kunci Tiga Pemain Asing, Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade Tetap Bersama Singo EdanBaca Juga:
Perkuat Skuad Musim Depan, Arema FC Permanenkan Hansamu Yama dan Pulangkan Tito dari Deltras SidoarjoBaca Juga:
Ribuan Relawan, Petani, dan Pelaku UMKM Siap Gelar Apel Akbar Dukung Program MBG di MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
20 Juni 2026 11:45
Gelar Apel Akbar di Malang, Pendukung MBG: 99 Persen Sekolah Setuju Program Prabowo!
19 Juni 2026 18:19
Diterpa Protes Mahasiswa, Pemkot Malang Tegaskan Evaluasi SPPG Sedang Berjalan
19 Juni 2026 16:35
Demam Piala Dunia 2026, Karyawan RSSA Malang Diimbau Pakai Jersey Tim Favorit
19 Juni 2026 13:23
Mencuat Dugaan Anggota Dewan Punya Dapur SPPG, Ketua DPRD Kota Malang: Kembalikan ke Tujuan Awal
19 Juni 2026 11:50
Tanamkan Pendidikan Lingkungan, FBiPK UB Perkuat Program Adiwiyata di 24 Sekolah Dasar Kota Malang
.png)