Diskopindag Kota Malang Bantah Isu Jual Beli Bedak Rp300 Juta di Relokasi Pasar Gadang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

11 Mar 2026 16:00

Thumbnail Diskopindag Kota Malang Bantah Isu Jual Beli Bedak Rp300 Juta di Relokasi Pasar Gadang
Diskopindag Kota Malang membantah adanya isu jual beli bedak hingga Rp300 juta di tempat relokasi pedagang Pasar Gadang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang membantah isu adanya praktik jual beli bedak di tempat relokasi pedagang Pasar Induk Gadang. Pembangunan tempat relokasi tetap dilakukan secara swadaya oleh para pedagang.

Sebelumnya, dari sidak yang dilakukan oleh DPRD Kota Malang ditemukan dugaan praktik jual beli bedak senilai Rp300 juta bagi pedagang baru. Namun hal tersebut dibantah oleh Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.

Eko menjelaskan, pedagang melakukan iuran secara sukarela tanpa patokan nominal. Diskopindag Kota Malang juga tidak terlibat dalam penentuan besaran biaya yang disepakati. 

"Bukan jual beli, tapi iuran sukarela. Partisipasi untuk biaya pembangunan yang swadaya itu. Bukan tawar menawar, tapi sesuai kesepakatan para pedagang," ujarnya, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Relokasi sementara dilakukan kepada pedagang yang sebelumnya berjualan di sisi selatan dan menempati badan jalan. Eko menepis isu bahwa tempat relokasi para pedagang tersebut juga dibuka untuk pedagang baru. 

"Itu keliru tentang pedagang baru boleh masuk ke tempat relokasi. Maksudnya adalah pedagang yang sudah lama lalu ingin berjualan lagi. Mereka ikut setuju (iuran), tidak ada yang tidak setuju dan dihimpun oleh paguyuban pedagang," tegasnya.

Penataan pedagang di tempat relokasi sementara dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat. Pemerintah Kota Malang sendiri telah membantu dengan menyewa lahan relokasi selama 3 tahun. Pedagang hanya diminta melakukan relokasi secara mandiri dan swadaya.

"Intinya gini, kita berpikiran bagaimana menertibkan pedagang supaya pasarnya menjadi bersih, aman, nyaman. Selama ini kan menggunakan jalan dan jembatan. Sekarang jembatan harus clear dari orang berdagang," tuturnya. (*)

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Baca Sebelumnya

200 Hektar Lahan PTPN Dijadikan Tambang Emas Ilegal

Baca Selanjutnya

Tradisi Menyajikan Aneka Kue Kering untuk Menjamu Tamu Saat Lebaran Masih Terjaga

Tags:

Pasar Gadang Pasar Induk Gadang Diskopindag Kota Malang Kota Malang jual beli bedak Membantah Isu

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar