Dana Transfer Dipangkas, Wali Kota Malang Atur Skema Pergeseran Anggaran

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

22 Agt 2025 16:30

Thumbnail Dana Transfer Dipangkas, Wali Kota Malang Atur Skema Pergeseran Anggaran
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan skema yang dilakukan menanggapi pemangkasan dana transfer dari Pemerintah Pusat. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Pemerintah Pusat telah merencanakan untuk mangkas dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026. Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat telah mengatir skema untuk pergeseran anggaran. 

Wahyu menjelaskan bahwa postur APBD Kota Malang masih bergantung terhadap TKD dari pusat hingga 60 persen. Kendati melakukan pergeseran anggaran, namun Wahyu memastikan tidak akan berdampak pada masyarakat. 

"Walaupun dana transfer ada yang berdampak, tetapi masyarakat juga tahu bahwa kondisi seperti ini. Ada pergeseran anggaran pada program lain yang lebih prioritas, tetapi juga berdampak pada masyarakat," ujarnya, Jumat, 22 Agustus 2025.

Pergeseran-pergeseran tersebut akan dikomunikasikan dengan Pemprov Jatim agar sesuai ketentuan yang ada. Wahyu memastikan bahwa program prioritas yang diusung oleh Pemkot Malang dapat tetap terlaksana. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Terkait dana transfer ini kan ada fisik dan non-fisik, dengan pengurangan ini, bukan berarti program prioritas tidak berlaksana. Tahun selanjutnya ada penyesuaian tapi kami fleksibel," katanya. 

Ketua Kunker Spesifik Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin turut mengapresiasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang. Pasalnya postur rasio PAD di APBD Kota Malang cukup tinggi, yakni hingga 45 persen. 

Kemudian yang cukup menggembirakan, Kota Malang ini menjadi di salah satu daru sedikit daerah yang postur rasio PAD di APBD nya itu cukup tinggi. Mendekati 50 persen, tepatnya 45 an persen. 

"TKD untuk 2025 yang berjalan ini, itu berjumlah Rp1,3 triliun dari kebutuhan APBD Rp2 koma sekian triliun. Berarti PAD-nya hampir Rp800 miliar. Sementara, di daerah lain di pulau Jawa, ada daerah yang rasio keuangan PAD ke APBD hanya 10-15 persen," jelasnya. 

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Untuk itu, Kota Malang harus memiliki kemandirian fiskal sehingga tidak bergantung pada TKD dari Pemerintah Pusat. Salah satu solusinya ialah penguatan BUMD maupun potensi yang ada di masing-masing daerah. 

"Mungkin ada daerah yang menonjol dalam kepariwisatanya tapi tidak dengan SDA, ada yang menonjol SDA tapi tidak kepariwisatanya. Intinya persoalan Pati ini harus di jadikan alarm bahwa kebijakan harus berdampak positif kepada masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Belum Banyak yang Tahu! Ini Asal-Usul Karnaval

Baca Selanjutnya

Polres Blitar Kota Bekuk 5 Pengedar Narkoba, Amankan 2.565 Pil Dobel L dan 27,04 Gram Sabu

Tags:

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Kota Malang pergeseran anggaran dana transfer TKD

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar