KETIK, MALANG – Cuaca ekstrem dengan angin kencang yang terjadi di Kota Malang menyebabkan tingginya potensi pohon tumbang. Kondisi tersebut membahayakan masyarakat terutama pengguna jalan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah melakukan antisipasi untuk mengurangi risiko pohon tumbang. Salah satunya dengan perempesan maupun penebangan pohon-pohon di ruas jalan tertentu.
Hal tersebut dijelaskan Laode KB Al Fitra selaku Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (Kabid RTH) DLH kota Malang.
"Kita lakukan tindak lanjut dari antisipasinya, salah satunya melakukan perempesan pohon penghijauan pada kawasan atau ruas jalan tertentu yang dilakukan oleh tim DLH. Ini dilakukan pada malam hari apabila berada di jalur lalu lintas yang padat," ujar Laode, Jumat (15/3/2024).
Perempesan tersebut tentunya dilakukan pada lokasi maupun pohon yang dianggap rawan dan mengkhawatirkan. Namun sebelum perempesan, antisipasi dilakukan dengan monitor secara rutin terhadap phon-pohon tersebut.
"Kami juga memonitor atau menghimpun informasi dari masyarakat tentang keberadaan pohon yang rawan tumbang," tambahnya.
Ia berharap masyarakat dapat turut serta dalam memantau keberadaan pohon tumbang maupun pohon rawan tumbang. Selain itu koordinasi lintas sektor juga dilakukan oleh DLH Kota Malang, baik dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian, maupun Kelompok Kelurahan Tangguh.
"Kami harapkan masyarakat turut berpartisipasi dan proaktif dalam hal ini. Kita share information atau berbagi informasi dengan jajaran samping, mulai dari BPBD, Kepolisian, kelompok Kelurahan Tangguh, dan lainnya," kata Laode.(*)
Cuaca Ekstrem, DLH Kota Malang Antisipasi Pohon Tumbang
15 Maret 2024 05:59 15 Mar 2024 05:59
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi proses evakuasi pohon tumbang di salah satu jalan di Kota Malang. (Foto: BPBD Kota Malang)
Tags:
perempesan pohon Penebangan Pohon DLH Kota Malang Kota Malang Cuaca Ekstrim Kota Malang Angin kencangBaca Juga:
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan VandalismeBaca Juga:
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!Baca Juga:
Kredit Konsumsi Meroket, Warga Malang Raya Ternyata Gemar Belanja dan Melek InvestasiBaca Juga:
Balap Motor di Jantung Kota Malang, Jalan Kertanegara dan Separuh Jalan Tugu Ditutup TotalBaca Juga:
UM Cetak Generasi Unggul! 1.199 Wisudawan Dikukuhkan, Mayoritas Lulus CumlaudeBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
30 Mei 2026 17:07
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan Vandalisme
30 Mei 2026 14:23
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!
30 Mei 2026 13:25
Heboh di TikTok! Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Jadi Buruan Wisatawan Kuliner dari Berbagai Daerah
30 Mei 2026 12:15
Tekan Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkot Malang Hadirkan WTI di 2 Pasar
29 Mei 2026 15:50
Penambahan 3 Koridor Trans Jatim di Malang Masih Digodok, Gubernur Khofifah: Masih Hitung Anggaran
29 Mei 2026 15:40
Momen HLUN 2026, Pemprov Jatim Guyur Bantuan Jaminan Hidup hingga Rp108 Miliar untuk Lansia
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab Pemalang
