Bozem Tunggulwulung Dinilai Efektif Kurangi Genangan di Jalan Suhat

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

28 Feb 2024 07:48

Thumbnail Bozem Tunggulwulung Dinilai Efektif Kurangi Genangan di Jalan Suhat
Wahyu Hidayat bersama perangkat daerah lainnya meninjau lokasi Bozem Tunggulwulung. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pembuatan bozem atau kolam buatan di daerah Tunggulwulung, Kota Malang telah lama rampung. Melalui bozem tersebut, dinilai efektif dalam mengurangi genangan air di daerah Jalan Soekarno Hatta (Suhat) terutama saat hujan deras.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan pembuatan Bozem Tunggulwulung merupakan tindak lanjut dari masterplan drainase untuk mengentaskan permasalahan banjir Kota Malang.

"Salah satu tindak lanjut dari masterplan drainase adalah bozem dan ini untuk mengatasi banjir dan genangan di Jalan Suhat dan bawahnya," ujar Wahyu saat meninjau Bozem Tunggulwulung pada Rabu (28/2/2024).

Bozem Tunggulwulung dapat menampung air hingga kapasitas 2871 meter kubik. Terlebih bozem tersebut juga telah terhubung dengan saluran irigasi serta saluran air dari perumahan sekitar.

"Kalau dilihat dari tampungan atau kapasitas ini, apabila curah hujan tinggi bagus untuk menghindari genangan air di Suhat. Di sini memanfaatkan saluran irigasi yang dari atas dimasukkan ke sini termasuk air-air dari perumahan sekitar yang tidak bisa meresap langsung ke tanah, dialirkan ke sini," jelasnya.

Wahyu juga menjelaskan ketika hujan dengan intensitas waktu yang cukup tinggi, telah banyak mengurangi genangan air. Ia menilai bahwa bozem tersebut telah siap untuk terus dilakukan pengoptimalan.

Foto Bozem Tunggulwulung yang dinilai efektif mengurangi genangan air di daerah Suhat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Bozem Tunggulwulung yang dinilai efektif mengurangi genangan air di daerah Suhat. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

"Sekarang sudah musim penghujan, rata-rata curah hujan hampir tiap hari dan tidak yang 1-2 jam selesai, ini awet. Kemarin sudah berkurang walaupun ada genangan tapi apabila lihat intensitas curah hujan kemarin cukup tinggi, sudah banyak mengurangi genangan di sekitar situ," ungkap Wahyu.

Wahyu turut berpesan supaya Bozem Tunggulwulung dapat dikelola dengan baik. Menurutnya masih dibutuhkan beberapa perbaikan, salah satunya menambahkan alat pengukur ketinggian level air.

"Tadi saya kasih masukan karena tidak ada ketinggian level air yang ada di sini. Kita lihat tiap hari bisa memantau kalau hujan ketinggiannya sekian. Ini yang ada beberapa tambahan tapi untuk melengkapi saja. Kalau dari pemanfaatan sudah optimal dan beberapa kali kita cek pada curah hujan tinggi, genangan sudah berkurang," sebutnya.

Tutur Wahyu, berdasarkan masterplan drainase, Kota Malang akan menambah dua bozem lagi di daerah Dirgantara dan Taman Kediri. Namun rencana tersebut masih belum dapat dianggarkan dan direalisasikan.

"Tahun depan belum bisa kita anggarkan karena kita prioritaskan saluran-saluran terkait volume air, dan lainnya," tutupnya.(*)

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang
Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April
Baca Sebelumnya

Ratusan Banser Ngeluruk Pj Bupati Pasuruan

Baca Selanjutnya

Masih Perlu Penyempurnaan, Bozem Tunggulwulung Bakal Dilakukan Digitalisasi

Tags:

Bozem Tunggulwulung Banjir Kota Malang waduk Kota Malang Masterplan Drainase Permasalahan Banjir Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar