Angka Stunting Kota Malang Melonjak 22,4 Persen, Pemkot Gandeng 27 Perguruan Tinggi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

12 Agt 2025 11:44

Thumbnail Angka Stunting Kota Malang Melonjak 22,4 Persen, Pemkot Gandeng 27 Perguruan Tinggi
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif saat menjelaskan peningkatan kasus stunting dan akan menggandeng perguruan tinggi. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Berdasarkan survei SSGI, angka stunting di Kota Malang meningkat menjadi 22,4 persen pada tahun 2024. Sebagai respons, Pemerintah Kota Malang berinisiatif menggandeng 27 perguruan tinggi untuk mengatasi masalah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan bahwa pada tahun 2023, angka stunting menurut SSGI ialah 17 persen. Pelibatan perguruan tinggi akan dilakukan dalam bentuk pengabdian masyarakat melalui program Kampus Bergerak Peduli Stunting (Kabar Penting). 

"Kita buat satu pola bagaimana perguruan tinggi di Kota Malang yang basis kesehatan mampu berperan aktif dalam peduli stunting ini. Melalui Kabar Penting, perguruan tinggi terlibat di dalam pembinaan, pemantauan di wilayah," ujarnya, Selasa, 12 Agustus 2025.

Perguruan tinggi yang dipilih tersebut melibatkan lintas jurusan, yakni kedokteran, kebidanan, keperawatan, kesehatan masyarakat, dan juga gizi. Masing-masing perguruan tinggi akan membina 2 hingga 3 kelurahan dan dievaluasi dua bulan sekali, termasuk di akhir tahun. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Nanti kolaborasi tentang bagaimana asuhan keperawatannya, asuhan kebidanannya, atau bagaimana pembinaan pada balita stunting yang mempunyai gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Makanya kita juga libatkan organisasi profesi," lanjutnya. 

Salah satu kelurahan yang menjadi atensi ialah Mergosono yang menempati kasus stunting tertinggi di Kota Malang. Jumlah tim pengabdian masyarakat yang dikerahkan oleh perguruan tinggi pun akan disesuaikan dengan kondisi di setiap kelurahan. 

"Rencananya dimulai bulan Agustus 2025 ini. Sekarang konsepnya supaya mereka punya satu pemikiran dengan kita sehingga masing-masing sudah punya program kerja di wilayah," sebutnya. 

Melalui program tersebut, ditargetkan angka stunting di Kota Malang dapat turun menjadi 14-17 persen saat survei SSGI untuk tahun 2025. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan tenaga agar upaya penekanan angka stunting dapat semakin maksimal. 

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

"Dari sisi tenaga kesehatan, kami sudah pembinaan, tapi terbatas untuk Posyandu dan areanya. Kampus punya Tri Dharma Perguruan Tinggi, akan menerjunkan mahasiswa semester atas yang sudah punya dasar kuat atau pengetahuan tentang stunting," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Bondowoso Dorong Pertanian Modern Lewat Pelatihan SDM dan Peluncuran Astani 2025

Baca Selanjutnya

Dukung Program 1.000 Sarjana, Perumdam Among Tirto Kota Batu Siapkan Beasiswa Kuliah

Tags:

Stunting Kota Malang Dinkes Kota Malang perguruan tinggi

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar