194 Keluarga Risiko Stunting di Kota Malang Terima Bantuan Paket Pangan dari Bapanas

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

30 Okt 2023 08:15

Thumbnail 194 Keluarga Risiko Stunting di Kota Malang Terima Bantuan Paket Pangan dari Bapanas
Salah satu warga yang menerima bantuan pangan di Kantor Kelurahan Lesanpuro. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Sebanyak 194 Keluarga Risiko Stunting (KRS) dari Kelurahan Kedungkandang dan Lesanpuro, Kota Malang mendapatkan paket batuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan tersebut dibagikan di Kantor Kelurahan Lesanpuro pada Senin (30/10/2023).

Bantuan tersebut diberikan untuk mencegah anak dengan risiko stunting, mengalami stunting. Bantuan yang diberikan berupa satu ekor daging ayam dan 10 butir telur. Rinciannya bantuan yakni 116 paket di Kelurahan Lesanpuro dan 78 paket di Kedungkandang.

Salah satu perwakilan dari Puskesos Lesanpuro, Oria Arda Bela menjelaskan paket bantuan pangan diberikan untuk mencegah anak dengan risiko stunting menjadi stunting. Kali ini KRS di Kelurahan Lesanpuro mendapatkan peningkatan jumlah bantuang pangan.

"Bantuan untuk KRS di tahap satu ada 106, sekarang bertambah 10 orang menjadi 116 bantuan yang diberikan. Lesanpuro sekarang sudah zero stunting, tapi untuk risiko stunting masih ada. Artinya berat badan bayi masih rendah," ujarnya usai membagikan bantuan pangan.

Paket bantuan tak hanya ditujukan kepada anak dengan risiko stunting, namun juga kepada ibu hamil sebagai langkah pencegahan.

Sedangkan di Kelurahan Kedungkandang terdapat 78 paket yang disalurkan kepada keluarga rentan. KRS Kelurahan Kedungkandang nantinya mendapatkan penyaluran bantuan selama enam kali berturut-turut setiap bulan.

Aisyah selaku perwakilan Puskesos Kelurahan Kedungkandang menyampaikan bantuan dibagi menjadi dua tahapan.

"Pembagian ini dalam rangka pencegahan stunting dari Bapanas. Pembagiannya kita sudah lima kali ini, nanti rencananya enam kali dibagikan. Kemarin tahap pertama sudah tiga kali dibagikan, terus sekarang ditahap kedua sebanyak tiga kali juga dan ini masih dua kali. Setiap bulan sekali, dilanjutkan bulan berikutnya," jelas Aisyah.

Sebelumnya Kelurahan Kedungkandang mendapatkan 39 paket bantuan pangan, namun kini angka risiko stunting mengalami peningkatan. Sedangkan hingga kini terdapat dua kasus stunting yang ada di Kelurahan Kedungkandang.

"Awalnya kami cuma dapat 39 bantuan pangan terus sekarang bertambah jadi 78 karena risiko stuntingnya tinggi. Sedangkan anak yang mengalami stunting ada 2 anak," lanjutnya.

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Lesanpuro, Aminah merasa terbantu dengan adanya bantuan pangan tersebut. Ia memiliki dua anak kecil yang masih berusia 9 dan 4 tahun.

"Saya sudah dua kali mendapatkan bantuan ini untuk anak rawan stunting. Bersyukur sekali karena bisa untuk menyambung hidup dan tambahan gizi bagi anak," ujarnya.

Ia mengaku bahwa anaknya sempat mengalami kesulitan untuk makan. Namun saat ini sudah tidak ada hambatan lagi bagi anaknya untuk menerima asupan makanan.

"Selama ini anak saya kalau konsumsi telur sama ayam, pada mau dan tidak ada kendala. Hanya kemarin makannya agak susah, tapi sekarang sudah membaik," lanjutnya.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling
Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus
Baca Sebelumnya

Tanggapi Tuntutan Bonek, Manajemen Persebaya Siap Coret 10 Pemain

Baca Selanjutnya

Edlina Karina, Miss Indonesia Aceh 2022 Ajak Milenial Bersatu Membangun Bangsa

Tags:

Bantuan Pangan Keluarga Risiko Stunting anak dengan risiko stunting risiko stunting Kota Malang Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar