Pilkades Ngujung Magetan Diwarnai Alat Pemindai Ngadat hingga Absensi Manual, Begini Penjelasan DPMD

Jurnalis: Dimas Cheppy Rusadhi
Editor: Eko Suprayitno

13 Sep 2023 08:45

Thumbnail Pilkades Ngujung Magetan Diwarnai Alat Pemindai Ngadat hingga Absensi Manual, Begini Penjelasan DPMD
Tiga baliho calon kepala Desa Ngujung, Pilkades di Desa Ngujung di warnai ketrelambatan karena panitia memberlakukan absensi manual hingga alat pemindai tak mampu membaca barcode. (Foto:Dmas Cheppy/Ketik.co.id)

KETIK, MAGETAN – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Desa Ngujung, Maospati ,Magetan tak sepenuhnya digelar secara e-Voting pada Selasa (12/9).

Sebab, panitia pemilihan Kepala Desa Ngujung, Maospati  menambah absensi kehadiran secara manual. Tak hanya itu alat pemindai  kode batang juga ngadat hingga tak mampu membaca barcode yang dicetak di kertas.

Kondisi itu membuat pemungutan suara terjadi keterlambatan. Hingga membuat tenaga teknis lapangan (TTL) sempat mengganti alat pemindai tersebut.

Pilkades dengan sistem e-voting selama ini digembar-gemborkan Pemkab Magetan karena efektif dan efisien dari sisi waktu, nyatanya tak sepenuhnya berlaku di lapangan.

Baca Juga:
Dugaan Penyebab Kebakaran Mobil Elf Rombongan Wisatawan Asal Ponorogo di Jalur Plaosan Usai Liburan di Telaga Sarangan

Tak mampunya alat pemindai kode batang dalam membaca barcode hingga berujung penggantian disebut-sebut memicu terjadinya keterlambatan.

Informasi yang dihimpun ketik.co.id dilapangan kendala alat pemindai kode batang ini terjadi di ruang pemilihan Dapil 2, Desa Ngujung Maospati, yang menyebabkan antrean semakin panjang. Gagalnya alat pemindai membaca barcode, diinformasikan karena dipicu printout kode barcode yang tak tercetak sempurna atau terpotong.

Menyikapi hal itu petugas lapangan lantas menganti peralatan tersebut setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Magetan.

Muhriyanto Kabid Pemberdayaan Pemerintahan Desa, DPMD Magetan mengakui  terjadi keterlambatan dalam proses pemungutan suara di Pilkades Ngujung, Maospati. Namun keterlambatan tersebut bukan sepenuhnya dipicu karena alat pemindai yang tak mampu membaca barcode.

Baca Juga:
Magetan Berduka, 3 Orang Guru dan Siswi Tewas Tenggelam di Dam, Begini Kronologinya

‘’Terkait  keterlambatan di Desa Ngujung, panitia disamping menggunakan alat e-Voting untuk kehadiran pemilih menambah absensi manual, hal ini yang paling menyebabkan keterlambatan,’’ ungkap Muhriyanto

Menurut Muhriyanto tak mampunya alat pemindai dalam membaca barcode dapat disebabkan beberapa hal. Mulai dari kertas yang tidak rata hingga alat yang sudah panas.

‘’Sehinga alat perlu diistirahatkan sebentar,’’ terangnya

Menurutnya  seluruh alat yang didistribusikan ke 30 Desa pelaksana pilkades serentak, termasuk Ngujung sudah dilakukan pengecekan oleh tim teknis lapangan . hingga kecil kemungkinan alat itu error atau mengalami kerusakan sebelum didistribusikan.

‘’ Sudah dicek oleh tim teknis lapangan yang bertugas di masing-masing desa,’’ terangnya

Disinggung terkait kemungkinan barcode diprintout ulang, Muhriyanto mengatakan jika kemungkinan itu dapat dilakukan tim teknis lapangan. Namun, jika memang benar-benar tak dapat dibaca maka diberlakukan aturan selanjutnya.

‘’Atas kesepakatan dari panitia dibuatkan berita acara,’’ tegasnya

Meski mengakui terjadi keterlambatan di Desa Ngujung, namun  Muhriyanto menegaskan jika pelaksanaan Pilkades serentak di Magetan berjalan lancar.

‘’Secara umum pilkades e-voting di Magetan berjalan dengan lancar,’’ pungkasnya.

Sementara upaya konfirmasi terkait peristiwa keterlambatan dalam Pilkades serentak di Desa Ngujung ini sudah dilakukan dengan mendatangi kantor Desa Ngujung. Namun tiga petugas pria mengarahkan jurnalis media ini langsung konfirmasi ke Nuryanto selaku ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Ngujung di rumahnya.

Namun saat didatangi dikediaman pribadinya, Nuryanto yang juga wakil Kepala SMKN Kartoharjo Magetan ini tak berada di rumah.

‘’Bapak baru keluar bawa helm, mungkin agak lama,’’ terang  wanita muda yang ditemui jurnalis media ini di rumah berwarna hijau itu. (*)  

Baca Sebelumnya

Sandiaga Uno Singgung Posisi Jamu dalam Penguatan Wellness Tourism

Baca Selanjutnya

Sidang Korupsi 3 Mantan Pegawai Antam, JPU Tolak Alasan Kesamaan Perkara di Eksepsi Terdakwa

Tags:

Pilkades Serentak Magetan 2023 Pilkades Ngujung Desa Ngujung Maospati Magetan Hari Ini Alat Pemindai Ngadat Absensi Manual

Berita lainnya oleh Dimas Cheppy Rusadhi

UMK Kota Madiun 2024 Naik Tipis Sebesar Rp 84 Ribu, Maidi: Sudah Bagus Setiap Tahun Naik

24 November 2023 02:20

UMK Kota Madiun 2024 Naik Tipis Sebesar Rp 84 Ribu, Maidi: Sudah Bagus Setiap Tahun Naik

Dugaan Penyebab Kebakaran Mobil Elf Rombongan Wisatawan Asal Ponorogo di Jalur Plaosan Usai Liburan di Telaga Sarangan

19 November 2023 14:37

Dugaan Penyebab Kebakaran Mobil Elf Rombongan Wisatawan Asal Ponorogo di Jalur Plaosan Usai Liburan di Telaga Sarangan

Magetan Berduka, 3 Orang Guru dan Siswi Tewas Tenggelam di Dam, Begini Kronologinya

18 November 2023 12:00

Magetan Berduka, 3 Orang Guru dan Siswi Tewas Tenggelam di Dam, Begini Kronologinya

DPRD Kabupaten Madiun-Pemkab Setujui Raperda APBD 2024 Jadi Perda, Intip 6 Prioritas Pembangunan Tahun Depan

16 November 2023 14:10

DPRD Kabupaten Madiun-Pemkab Setujui Raperda APBD 2024 Jadi Perda, Intip 6 Prioritas Pembangunan Tahun Depan

Jelang Pensiun, Wali Kota Madiun Mutasi 23 Pejabat, Tiga Diantaranya Lurah di Kartoharjo, Siapa Saja?

14 November 2023 14:05

Jelang Pensiun, Wali Kota Madiun Mutasi 23 Pejabat, Tiga Diantaranya Lurah di Kartoharjo, Siapa Saja?

Kronologi Kakek di Madiun Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus, Korban Tendang Pelaku, Mbah Di Terancam Hukuman 15 Tahun

14 November 2023 05:05

Kronologi Kakek di Madiun Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus, Korban Tendang Pelaku, Mbah Di Terancam Hukuman 15 Tahun

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H