Mbok Yem Turun Gunung untuk Selamanya

Jurnalis: Angga Novpratama
Editor: Aziz Mahrizal

23 Apr 2025 18:55

Headline

Thumbnail Mbok Yem Turun Gunung untuk Selamanya
Mbok Yem pemilik warung puncak Gunung Lawu dikabarkan tutup usia pada Rabu, 23 April 2025. (Foto: Dok. Pribadi).

KETIK, MAGETAN – Wakiyem, atau yang lebih dikenal dengan Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di Gunung Lawu, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, 23 April 2025. 

Mbok Yem dikenal sebagai sosok legendaris yang memilih membuka warung makan di ketinggian 3.150 meter di atas permukaan laut (Mdpl), hanya sekitar 115 meter di bawah puncak Gunung Lawu. Warung sederhananya, yang berdiri sejak 1980-an, dibangun dari dinding kayu tanpa hiasan atau cat warna-warni, namun selalu hangat menyambut para pendaki.

Kini, perempuan penjaga warung yang telah menjadi ikon Gunung Lawu itu telah berpulang. Ia menghembuskan napas terakhir di kediamannya, Dusun Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, pada Rabu siang.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Gonggang, Sugeng, mengatakan bahwa benar kabar duka Mbok Yem telah meninggal dunia. 

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini 7 April 2026: Surabaya Hujan Ringan, Magetan Hujan Sedang

"Benar, Mbok Yem telah meninggal dunia dan sebelumnya telah dirawat di RSU Siti Aisiyah Ponorogo," ungkapnya. 

Menurut kabar yang beredar, penyebab Mbok Yem meninggal diduga karena mengalami pneumonia akut atau radang paru-paru. Tahun 2018 lalu, Mbok Yem pernah viral ketika dirinya dinobatkan sebagai pemilik warung makan tertinggi.

Sejak tahun 1980-an Mbok Yem selalu setia menjaga dan melayani para pendaki dari warung miliknya yang berada di Hargo Dumilah, tepatnya di ketinggian 3.150 Mdpl. Banyak cerita dari para pendaki yang mengenang Mbok Yem sebagai sosok yang ramah, tegar, dan tak pernah meninggalkan puncak meski dalam kondisi cuaca ekstrem.(*)

 

Baca Juga:
HUT Ke-76 SMPN 3 Maospati Magetan Dikemas dengan Jalan Santai

Baca Sebelumnya

Sekda Ngawi Terpilih Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka

Baca Selanjutnya

Program CFCI Surabaya Prioritaskan Peningkatan Perlindungan Anak

Tags:

Mbok Yem Warung Puncak Lawu Hargo Dalem Gunung Lawu Magetan warung tertinggi Lawu Wakiyem

Berita lainnya oleh Angga Novpratama

Sejumlah BBM di Madiun Alami Kenaikan, Berikut Daftarnya!

19 April 2026 18:35

Sejumlah BBM di Madiun Alami Kenaikan, Berikut Daftarnya!

Ojol Madiun Kini Punya Posko Khusus, Sinergi dengan Kepolisian soal Kamtibmas

18 April 2026 23:13

Ojol Madiun Kini Punya Posko Khusus, Sinergi dengan Kepolisian soal Kamtibmas

Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

18 April 2026 05:40

Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

Gelar Gathering Media, Plt Wali Kota Madiun Minta Pers Kawal Pemerintah

17 April 2026 08:45

Gelar Gathering Media, Plt Wali Kota Madiun Minta Pers Kawal Pemerintah

Hadiri Pisah Sambut Kalapas Pemuda Kelas II A, Kapolres Madiun Kota Berharap Sinergitas Semakin Kuat

17 April 2026 06:40

Hadiri Pisah Sambut Kalapas Pemuda Kelas II A, Kapolres Madiun Kota Berharap Sinergitas Semakin Kuat

Diduga Keracunan MBG, Belasan Siswa SDN 01 Demangan Kota Madiun Dilarikan ke Puskesmas

16 April 2026 19:04

Diduga Keracunan MBG, Belasan Siswa SDN 01 Demangan Kota Madiun Dilarikan ke Puskesmas

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend