Misteri Hilangnya Ibu dan Anak di Kota Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan

25 Oktober 2026 19:40 25 Okt 2026 19:40

Angga Novpratama, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Misteri Hilangnya Ibu dan Anak di Kota Madiun, Polisi Lakukan Penyelidikan

Rumah DBM di Kota Madiun telah dipasangi garis polisi oleh pihak kepolisian. (Foto: Dok. Pribadi for Ketik).

KETIK, MADIUN – Misteri kasus hilangnya DH (30), perempuan asal Bogor, Jawa Barat, bersama putranya, AG (4), di Kota Madiun, Jawa Timur, kini mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.

Tim Jatanras Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Madiun Kota tengah memburu DBM, suami siri DH, yang diduga memiliki keterkaitan dengan hilangnya ibu dan anak tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah kabar hilangnya DH dan AG ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Sejak menerima laporan kehilangan, kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan keduanya sekaligus mendalami kemungkinan adanya tindak pidana di balik peristiwa tersebut.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, pada Minggu, 25 Oktober 2026, menyampaikan bahwa dugaan pembunuhan muncul setelah penyidik menemukan sejumlah kejanggalan dan barang bukti selama proses penyelidikan.

“Selama perjalanan penyelidikan itu kita menemukan kecurigaan-kecurigaan, petunjuk-petunjuk, ada barang bukti yang kita dapat juga. Indikasi mengarah ke pembunuhan,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penyelidikan kini tidak hanya berfokus pada pencarian orang hilang, tetapi juga mendalami kemungkinan adanya tindak pidana serius yang menimpa DH dan putranya.

Sebagai informasi, DH dan AG dilaporkan hilang sejak 20 September 2026. Keduanya berasal dari Bogor, Jawa Barat, sedangkan DBM diketahui berasal dari Kota Madiun. Laporan kehilangan tersebut tercatat di Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.

Sejak laporan diterima, polisi melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk menelusuri keberadaan ibu dan anak tersebut. Penyidik juga mendalami hubungan antara DH dan DBM serta menelusuri aktivitas yang diduga berkaitan dengan hilangnya keduanya.

Salah satu petunjuk yang menjadi perhatian penyidik adalah rekaman kamera pengawas atau CCTV dari sebuah hotel di Kota Madiun. Rekaman tersebut disebut memperlihatkan aktivitas DBM yang dinilai mencurigakan, termasuk saat membawa barang berukuran besar keluar dari hotel.

Aktivitas tersebut kini menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan kaitannya dengan hilangnya DH dan AG.

Penyidik masih perlu mendalami waktu kejadian, jenis barang yang dibawa, serta hubungannya dengan petunjuk dan barang bukti lain yang telah dikumpulkan.

Selain mendalami rekaman CCTV, rumah DBM serta rumah yang berkaitan dengan DH dan AG diketahui telah dipasangi garis polisi (police line). Pemasangan garis polisi di lokasi tersebut menjadi perhatian dalam penanganan kasus yang kini tengah didalami aparat kepolisian.

Seluruh petunjuk dan barang bukti masih perlu diperiksa serta dikaitkan satu sama lain untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa tersebut.

Tim Jatanras Polda Jatim bersama Polres Madiun Kota masih melakukan penyelidikan dan mendalami dugaan tindak pidana dalam kasus hilangnya DH dan AG. (*) 

Tombol Google News

Tags:

Ibu dan Anak Kota Madiun Jawa timur