Inspeksi Jalur Cakup 6 Stasiun sampai Walikukun Ngawi, KAI Daop 7 Madiun: Aman

Jurnalis: Kurniawan
Editor: M. Rifat

23 Agt 2024 02:56

Thumbnail Inspeksi Jalur Cakup 6 Stasiun sampai Walikukun Ngawi, KAI Daop 7 Madiun: Aman
Kepala Daop 7 Madiun Suharjono saat memeriksa rel kereta, Kamis 22 Agustus 2024. (Foto: Dokumen KAI Daop 7 Madiun)

KETIK, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melakukan inspeksi intensif di sepanjang jalur kereta api dari Stasiun Madiun hingga Stasiun Walikukun menggunakan lori inspeksi.

Inspeksi dipimpin langsung oleh Kepala Daop 7 Madiun, Suharjono dan dihadiri berbagai unit operasional serta pelayanan terkait.

Tujuan dari inspeksi untuk memeriksa berbagai aspek penting dalam operasional kereta api, termasuk kondisi fasilitas pendukung, kesiapan infrastruktur dan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api.

Kegiatan ini sangat krusial mengingat kondisi cuaca yang sangat panas saat ini. Itu dapat mempengaruhi material fasilitas operasi dan konsentrasi petugas di lapangan.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

"Seperti diketahui, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur perkeretaapian. Inspeksi ini kami lakukan untuk meminimalisir segala bentuk risiko yang dapat mengganggu operasional kereta api, sehingga perjalanan tetap aman dan tepat waktu," kata Kepala PT KAI Daop 7 Madiun, Suharjono melalui keterangan tertulisnya, Kamis 22 Agustus 2024.

Suharjono menambahkan, enam stasiun menjadi fokus utama dalam pemeriksaan kali ini, yaitu Stasiun Madiun, Magetan, Geneng, Ngawi, Kedunggalar dan Walikukun.

Foto Kepala Daop 7 Madiun Suharjono saat memeriksa rel kereta / (Foto : Dokumen KAI Daop 7 Madiun)Kepala Daop 7 Madiun Suharjono saat memeriksa rel kereta / (Foto : Dokumen KAI Daop 7 Madiun)

Inspeksi ini memeriksa mulai dari kelengkapan administrasi, kondisi fasilitas stasiun, kemampuan petugas dalam menangani situasi darurat, serta prasarana pendukung seperti jalur, jembatan dan wesel. Inspeksi ini juga mencakup identifikasi potensi bahaya di sepanjang jalur kereta api.

Baca Juga:
KA Bangunkarta Anjlok di Emplasemen Bumiayu, Ini Rekayasa Perjalanan di Daop 7 Madiun

"Seluruh prasarana dan fasilitas pendukung perjalanan kereta api berada dalam kondisi yang baik. Kemampuan SDM dalam merespon situasi darurat juga sudah sangat mumpuni. Namun, kami tetap waspada terhadap kemungkinan temuan terkait fasilitas pelayanan yang memerlukan perhatian khusus dan perbaikan segera," pungkas Suharjono.

Hasil pemeriksaan kegiatan inspeksi menyebutkan, keseluruhan jalur dari Stasiun Madiun hingga Stasiun Walikukun berada dalam kondisi aman. Evaluasi difokuskan pada berbagai aspek, termasuk kondisi rel, keamanan lingkungan sekitar dari potensi gangguan, serta kemungkinan munculnya perlintasan sebidang yang tidak terpantau.

Potensi gangguan keamanan dan ketertiban akibat aktivitas masyarakat di sekitar jalur juga menjadi perhatian.

KAI Daop 7 menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada para pengguna kereta api, dengan memastikan setiap perjalanan berjalan dengan aman, nyaman dan tepat waktu. (*)

Baca Sebelumnya

Pertumbuhan Positif Industri Keuangan Jawa Timur: DPK dan Kredit Meningkat Signifikan

Baca Selanjutnya

Aksi BEM se-Sumsel Gelar Aksi di Gedung DPRD

Tags:

KAI Stasiun Madiun DAOP 7 Madiun Rel Kereta MK walikukun ngawi

Berita lainnya oleh Kurniawan

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

8 Oktober 2024 09:34

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

8 Oktober 2024 09:17

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

7 Oktober 2024 20:55

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

4 Oktober 2024 17:11

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

4 Oktober 2024 16:00

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara  Door to  Door

3 Oktober 2024 21:39

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara Door to Door

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H