Ikuti Aturan Pusat Tentang WFH, Plt Wali Kota Madiun Tegaskan Eselon II dan III Tetap Ngantor

Jurnalis: Angga Novpratama
Editor: Rahmat Rifadin

2 Apr 2026 03:02

Thumbnail Ikuti Aturan Pusat Tentang WFH, Plt Wali Kota Madiun Tegaskan Eselon II dan III Tetap Ngantor
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun (baju biru menggunakan helm) mewajibkan pejabat eselon II dan III tetap ngantor di tengah kebijakan WFH satu hari dalam sepekan. (Foto: Pemkot Madiun).

KETIK, MADIUN – Setelah Pemerintah Pusat menerbitkan aturan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat untuk efisiensi penggunaan energi bahan bakar minyak (BBM), kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bakal mengikuti aturan Pemerintah Pusat tersebut.

Namun, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menegaskan bahwa pejabat eselon II dan III untuk tetap wajib ngantor.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran kerja pejabat eselon II dan III itu untuk tetap menjaga pelayanan publik kepada masyarakat tetap optimal.

"Karena aturan sudah resmi terbit, kami akan mengikuti apa yang menjadi arahan Kemendagri. Namun untuk eselon II dan III tetap wajib hadir di kantor guna memastikan pelayanan publik tetap optimal. Karena prioritas kita adalah pelayanan kepada masyarakat," terangnya pada Rabu, 1 April 2026.

Baca Juga:
Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

Selain itu, selanjutnya Pemkot Madiun juga akan berencana menerapkan kebijakan khusus setiap hari Jumat, yakni ASN di Kota Madiun dihimbau untuk berangkat kerja menggunakan sepeda atau menggunakan jasa angkutan online maupun offline.

Langkah ini dinilai Mas Bagus (sapaan akrabnya), dapat mendorong penggunaan transportasi umum sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Nanti dari Pemkot, hari Jumat masuk kerja menggunakan sepeda atau angkutan online dan offline. Arahan ini supaya bisa menggunakan transportasi umum yang juga membantu masyarakat," jelasnya.

Akan tetapi, Mas Bagus menyebutkan bahwa pola penerapan WFH maupun kebijakan pendukung lainnya masih terus dirumuskan agar berjalan efektif. Ia menilai, letak geografis Kota Madiun yang relatif kecil menjadi nilai untung tersendiri bagi penerapan kebijakan tersebut.

Baca Juga:
Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

"Pola-polanya masih kita rumuskan. Kita mendapat nilai untung karena kota kita kecil, jadi mobilitas dan kegiatan bisa lebih mudah diatur," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Jaringan Pengedar Sabu di Rusun Palembang Dituntut Jaksa 8,5 Tahun Penjara

Baca Selanjutnya

Bupati Banyuwangi Ajak ASN Hemat BBM dan Gunakan Sepeda ke Kantor

Tags:

WFH Aturan hemat energi BBM minyak Plt Wali Kota F Bagus Panuntun Kota Madiun Jawa timur

Berita lainnya oleh Angga Novpratama

Kapolsek Kartoharjo Kota Madiun terkait Kebakaran Gudang Kosong: Penyebabnya Masih Kita Dalami

19 April 2026 23:43

Kapolsek Kartoharjo Kota Madiun terkait Kebakaran Gudang Kosong: Penyebabnya Masih Kita Dalami

Sebuah Bangunan Bekas Gudang di Kota Madiun Dilahap Si Jago Merah

19 April 2026 20:45

Sebuah Bangunan Bekas Gudang di Kota Madiun Dilahap Si Jago Merah

Sejumlah BBM di Madiun Alami Kenaikan, Berikut Daftarnya!

19 April 2026 18:35

Sejumlah BBM di Madiun Alami Kenaikan, Berikut Daftarnya!

Ojol Madiun Kini Punya Posko Khusus, Sinergi dengan Kepolisian soal Kamtibmas

18 April 2026 23:13

Ojol Madiun Kini Punya Posko Khusus, Sinergi dengan Kepolisian soal Kamtibmas

Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

18 April 2026 05:40

Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Plt Wali Kota Madiun Akan Evaluasi SPPG

Gelar Gathering Media, Plt Wali Kota Madiun Minta Pers Kawal Pemerintah

17 April 2026 08:45

Gelar Gathering Media, Plt Wali Kota Madiun Minta Pers Kawal Pemerintah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend