KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berencana melakukan penataan dan pengembangan kawasan ekonomi di sekitar Stasiun Rangkasbitung pada tahun 2026. Pengembangan tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan wajah kota yang lebih tertata, modern, dan selaras dengan keberadaan Stasiun KA Ultimate Rangkasbitung.
Asisten Daerah (Asda) II Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rahmat, mengatakan kawasan yang akan ditata meliputi wilayah Bedeng hingga arah Markas Kodim.
Menurutnya, konsep penataan kawasan tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik dan perkembangan Stasiun Rangkasbitung yang saat ini menjadi salah satu simpul transportasi penting di Kabupaten Lebak.
"Kawasan Bedeng sampai arah Kodim akan menyesuaikan dengan fasad Stasiun KA Ultimate Rangkasbitung. Sehingga ada harmonisasi wajah kota dengan situasi dan kondisi stasiun yang lebih kekinian," kata Rahmat saat dihubungi wartawan, Kamis 25 Juni 2026.
Rahmat menjelaskan, kawasan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai area penunjang transportasi, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan ekonomi produktif yang mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
"Kawasan tersebut diarahkan menjadi kawasan ekonomi produktif, menjadi tempat wisata kuliner, sekaligus menyediakan tempat yang layak dan estetik bagi para pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya," ujarnya.
Selain itu, kata Rahmat, pemerintah daerah juga akan menyiapkan fasilitas pendukung berupa area parkir yang memadai. Penataan kawasan dilakukan dengan mengacu pada konsep tata kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
"Selain itu akan disediakan tempat parkir yang memadai sesuai rencana tata kota yang berkesinambungan serta memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola lingkungan yang baik melalui kerja sama dengan investor," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, mengatakan hingga saat ini sudah terdapat dua investor yang menyampaikan minat dan proposal kepada Pemkab Lebak untuk ikut mengembangkan kawasan sekitar Stasiun Rangkasbitung.
"Ada dua investor yang sudah mengajukan kepada Pemkab Lebak. Dari kedua investor tersebut memiliki pengajuan yang berbeda untuk pengembangan kawasan di sekitar Stasiun Rangkasbitung," kata Yani saat dihubungi terpisah.
Meski demikian, Yani belum dapat memastikan investor mana yang akan dipilih oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, seluruh usulan yang masuk masih akan dikaji lebih lanjut untuk menentukan konsep yang paling sesuai dengan kebutuhan penataan kawasan dan kepentingan masyarakat.
"Nanti akan ditentukan mana yang dipilih oleh Pemkab Lebak dari kedua investor tersebut setelah melalui proses kajian dan pertimbangan," ujarnya(*).
.png)