Wabup Lebak Dorong Digitalisasi Retribusi Wisata untuk Tingkatkan PAD

Jurnalis: Abdul Kohar
Editor: Muhammad Faizin

10 Mar 2026 07:31

Thumbnail Wabup Lebak Dorong Digitalisasi Retribusi Wisata untuk Tingkatkan PAD
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memimpin rapat optimalisasi penerimaan retribusi daerah tahun 2026. (Foto: Protokol Setda Lebak)

KETIK, LEBAK – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memimpin rapat optimalisasi penerimaan retribusi daerah tahun 2026 bersama jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak. Rapat tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati pada Senin, 9 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah membahas berbagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pariwisata yang dinilai memiliki potensi besar di Kabupaten Lebak.

Amir Hamzah menekankan pentingnya penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaan retribusi wisata. Menurutnya, penerapan sistem pembayaran tiket wisata secara digital dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.

“Sekarang semuanya sudah serba modern dan digital. Saya yakin dengan sistem yang dilaksanakan secara transparan, penerimaan daerah dari sektor pariwisata dapat meningkat,” ujar Amir Hamzah dalam arahannya.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Ia menambahkan, digitalisasi juga diharapkan mampu meminimalkan kebocoran penerimaan retribusi serta menciptakan tata kelola yang lebih akuntabel di sektor pariwisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosep Mohamad Holis, mengungkapkan bahwa Kabupaten Lebak memiliki potensi wisata yang cukup besar. Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, terdapat sekitar 246 potensi destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah.

Namun demikian, tidak seluruh potensi tersebut dapat dijadikan sebagai objek retribusi daerah karena sebagian berada di kawasan yang pengelolaannya berada di luar kewenangan pemerintah daerah.

“Sebagian destinasi wisata berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Perhutani, maupun di lahan milik pribadi sehingga tidak semuanya bisa dijadikan objek retribusi daerah,” jelas Yosep.

Baca Juga:
PTUN Jakarta Minta Data Peserta Tak Lolos Seleksi Komisi Informasi Pusat 2026–2030

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya mengoptimalkan potensi yang ada melalui berbagai skema pemungutan pajak daerah, salah satunya melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

“Pemungutan akan dilakukan melalui skema PBJT, seperti dari sektor parkir, makanan dan minuman, perhotelan, serta kesenian dan hiburan yang berkembang di sekitar destinasi wisata,” kata Yosep.

Selain itu, Disbudpar Kabupaten Lebak juga tengah merencanakan penerapan sistem electronic gate di sejumlah objek wisata. Rencananya, sistem tersebut akan diterapkan di 25 destinasi wisata sebagai bagian dari upaya digitalisasi dalam pemungutan retribusi.

“Electronic gate ini menjadi bagian dari sistem digitalisasi agar pengelolaan retribusi wisata lebih tertib, transparan, dan terukur,” ujarnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap potensi sektor pariwisata dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain meningkatkan pendapatan daerah, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. (*)

Baca Sebelumnya

Malang dan Lumajang Diprakirakan Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Baca Selanjutnya

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 10 Maret 2026: Bandung Cerah, Jakarta dan Semarang Berawan

Tags:

Retribusi Wisata PAD Lebak 2026 Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ketik.com banten

Berita lainnya oleh Abdul Kohar

Pemkab Lebak Perkuat Intervensi Serentak, Tekan Angka Stunting Secara Kolaboratif

15 April 2026 19:09

Pemkab Lebak Perkuat Intervensi Serentak, Tekan Angka Stunting Secara Kolaboratif

Dinkes Lebak dan Yonif TP 840/Golok Sakti Siapkan Bakti Sosial, Khitanan Massal hingga Pengobatan Gratis

15 April 2026 14:44

Dinkes Lebak dan Yonif TP 840/Golok Sakti Siapkan Bakti Sosial, Khitanan Massal hingga Pengobatan Gratis

PTUN Jakarta Minta Data Peserta Tak Lolos Seleksi Komisi Informasi Pusat 2026–2030

15 April 2026 14:37

PTUN Jakarta Minta Data Peserta Tak Lolos Seleksi Komisi Informasi Pusat 2026–2030

Kawal Instruksi Bupati, Dinkes Lebak Tinjau Kesiapan Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Citorek

15 April 2026 12:52

Kawal Instruksi Bupati, Dinkes Lebak Tinjau Kesiapan Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Citorek

DPRD Lebak Desak Bupati Segera Lakukan Penataan Birokrasi

14 April 2026 19:00

DPRD Lebak Desak Bupati Segera Lakukan Penataan Birokrasi

Peringati Hari Kartini 2026, IDI dan DWP Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Skrining Kanker Gratis

14 April 2026 11:45

Peringati Hari Kartini 2026, IDI dan DWP Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Skrining Kanker Gratis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar