Tommy Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional

Jurnalis: Joko Gunawan
Editor: Muhammad Faizin

9 Des 2025 05:40

Thumbnail Tommy Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional
Tommy, anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dari Fraksi PDI Perjuangan (kiri) saat bertemu wartawan di Rantauprapat. (Foto: Joko/Ketik.com)

KETIK, LABUHAN BATU – Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Tommy, menilai dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat sudah masuk kategori kronis. Pemerintah pusat diminta segera menetapkan status bencana nasional.

Hal itu disampaikan Tommy dari Fraksi PDI Perjuangan kepada wartawan di Rantauprapat, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menjelaskan, jumlah korban jiwa terus bertambah, begitu pula kerusakan harta benda dan dampak psikologis yang dialami para penyintas. Kondisi tersebut, menurutnya, sudah tidak bisa dianggap ringan.

“Ini situasi mendesak. Kami mengimbau pemerintah pusat segera menetapkan banjir dan longsor, khususnya di Sumatera Utara, sebagai bencana nasional,” ujarnya.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Berdasarkan informasi yang ia pantau dari berbagai sumber, angka korban meninggal dunia mendekati seribu jiwa. Angka tersebut belum termasuk korban hilang dan luka-luka. Kerusakan fasilitas umum juga sangat parah, mulai dari jalan dan jembatan, rumah warga, rumah ibadah, hingga gedung pemerintahan.

“Akses jalan di beberapa wilayah terputus. Negara tidak boleh terkesan ragu atau menunggu tekanan publik lebih dulu,” tegas Tommy.

Tommy, yang turun langsung ke lokasi pada H+2 pascabencana, menilai bencana kali ini memberikan dampak serius terhadap kesehatan mental masyarakat.

Menurutnya, banyak warga mengalami trauma berat setelah kehilangan keluarga, rumah, lahan pertanian, ternak, hingga mata pencarian. Tekanan mental tersebut berpotensi berkembang menjadi gangguan psikologis jangka panjang jika tidak ditangani secara profesional.

Baca Juga:
Anggota Komisi VI DPR RI Minta Pemerintah Pusat Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo

“Maka pemerintah perlu hadir, terutama dalam penanganan pascabencana. Penetapan status bencana nasional penting agar dukungan tenaga profesional, baik nasional maupun internasional, bisa masuk,” ucapnya.

Tommy menambahkan, banyak daerah kabupaten dan kota mengalami keterbatasan anggaran akibat pengurangan alokasi dana. Karena itu, intervensi pemerintah pusat sangat dibutuhkan.

“Ini soal kemanusiaan. Pemerintah pusat harus bergerak agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat,” tambahnya.

Data dari BNPB menunjukkan, hingga saat ini terdapat 52 kabupaten/kota terdampak bencana, dengan kondisi terparah berada di 24 kabupaten/kota.

Jumlah korban meninggal dunia tercatat 961 jiwa, sedangkan 234 orang dinyatakan hilang dan sekitar 5.000 lainnya terluka.

Sementara itu, total fasilitas rusak mencapai 156 ribu unit. Rinciannya: fasilitas umum 1.200 unit, fasilitas kesehatan 199 unit, fasilitas pendidikan 534 unit, rumah ibadah 420 unit, gedung/kantor 234 unit, dan jembatan 435 unit. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Sleman Serahkan Hibah Alat Musik Senilai Rp 238,6 Juta

Baca Selanjutnya

LENGKAP! Ini Sejarah Gerakan Pramuka di Indonesia, Simak Pesan Ketua Kwarda Jatim Kak Arum Sabil

Tags:

Bencana di Sumatera Utara bencana Sumut Aceh dan Sumatera Barat Status bencana nasional Pemerintah pusat Harus bergerak cepat untuk pemulihan Anggota DPRD Labuhanbatu Tommy Fraksi PDI Perjuangan

Berita lainnya oleh Joko Gunawan

Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

13 April 2026 22:16

Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat

13 April 2026 15:19

Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat

Maling Barang Senilai Rp100 Juta di Labuhanbatu Diringkus Saat Sarapan di Warung

9 April 2026 19:31

Maling Barang Senilai Rp100 Juta di Labuhanbatu Diringkus Saat Sarapan di Warung

Penggunaan BOSP SMAN 2 Rantau Selatan Disinyalir Kangkangi Permendikdasmen

8 April 2026 19:16

Penggunaan BOSP SMAN 2 Rantau Selatan Disinyalir Kangkangi Permendikdasmen

Sejumlah SPPG di Labuhanbatu Belum Daftarkan BPJS Pekerja MBG

2 April 2026 22:17

Sejumlah SPPG di Labuhanbatu Belum Daftarkan BPJS Pekerja MBG

SMAN 2 Ratu Labuhanbatu Terima Dana BOSP Rp627 Juta, Kepsek Siapkan Spanduk Info Pengelolaan

2 April 2026 19:01

SMAN 2 Ratu Labuhanbatu Terima Dana BOSP Rp627 Juta, Kepsek Siapkan Spanduk Info Pengelolaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar