PPK Rantau Utara Prediksi Puluhan Ribu Pemilih Labuhanbatu Tidak Penuhi Syarat Mencoblos

Jurnalis: Joko Gunawan
Editor: M. Rifat

6 Agt 2024 03:05

Thumbnail PPK Rantau Utara Prediksi Puluhan Ribu Pemilih Labuhanbatu Tidak Penuhi Syarat Mencoblos
Rapat pleno penetapan DPHP Pilkada Labuhanbatu tahun 2024 yang dilaksanakan oleh PPK Rantau Utara (5/8/2024). (Foto: Joko/Ketik.co.id)

KETIK, LABUHAN BATU – Diprediksi, puluhan ribu pemilih di Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih pada Pilkada Serentak Tahun 2024 yang akan dilaksanakan 27 Nopember mendatang. 

Besaran angka itu, jika merujuk hasil pleno penetapan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rantau Utara, Senin (5/8/2024) siang.

Data dirangkum dari hasil pleno PPK Rantau Utara tersebut, terdapat sebanyak 21.239 pemilih tersebar di 10 kelurahan sekecamatan masuk dalam kategori TMS.

Ketua PPK Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Zulkifli ditemui usia pleno penetapan DPHP menerangkan, diketahuinya pemilih kategori TMS tersebut, merupakan hasil dari kerja Pantarlih yang melakukan Coklit sebulan lamanya.

Baca Juga:
Eri Cahyadi Sidak TPS Rangkah: Turun Tangan Sapu Sampah dan Tetapkan Standar Baru Operasional

Dijabarkannya, awalnya mereka menerima data pemilih 70.409 yang merupakan pemetaan hasil sinkronisasi dari DPT Pemilu sebelumnya dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Menteri Dalam Negeri. Setelah coklit menjadi 69.784.

Selanjutnya, Pantarlih melakukan Coklit setiap pemilih yang telah ditetapkan TPS nya berdasarkan dengan kesesuaian identitas, baik e-KTP, KK, KTP digital atau dokumen resmi lainnya.

"Artinya, data hasil sinkronisasi itu dicoklit oleh Pantarlih selama satu bulan. Hari ini, kita tetapkan jumlah daftar pemilih hasil pemutakhiran. Dari sana lah diketahui angka TMS," ujarnya.

Dilanjutkannya, ada pun dasar Pantarlih memberi status TMS pada data pemilih dikarenakan beberapa hal, seperti meninggal, ganda, di bawah umur, pindah domisili, tidak dikenal, berstatus TNI, berstatus POLRI dan salah penempatan TPS.

Baca Juga:
Idulfitri 1447 H, Sampah di TPS Kota Surabaya Membeludak

Namun, sambungnya, besaran jumlah TMS di Kecamatan Rantau Utara sesuai DPHP, bukan berarti jumlah pemilih sebanyak itu terbuang, melainkan banyak yang menjadi pemilih baru di TPS lain.

"Kalau dilihat totalnya besar, tetapi kan TMS itu salahsatunya salah penempatan TPS. Nah, yang besar TMS adalan salah TPS, maka secara otomatis dihapus dari TPS awal dan menjadi pemilih baru di TPS layaknya," papar Zulkifli lagi.

Menanggapi itu, anggota KPU Labuhanbatu divisi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Said Daulay, dihubungi, Senin (5/8/2024) mengaku kondisi tersebut dan besaran angka TMS se-Labuhanbatu akan tinggi.

Terkait dengan itu, pihaknya meminta agar hal itu tidak perlu dirisaukan. Sebab, bukan mengartikan pemilih TMS keseluruhannya dihapus dari data dan tidak menjadi pemilih.

"Iya, bisa jadi puluhan ribu. Tapi perlu dipahami bahwa mayoritasnya menjadi pemilih baru di TPS lain, terlebih sistem Coklit menggunakan metode berdasarkan identitas, bukan tempat tinggal" paparnya.

Terkait dengan jumlah TMS se-Labuhanbatu, dia belum dapat menjelaskannya. Apalagi, pleno DPHP tingkat kabupaten dijadwalkan sejak tanggal 9 hingga 11 Agustus mendatang.

"Labuhanbatu itu 9 kecamatan, dan serentak tadi menggelar pleno. Nantinya berapa angka pastinya, setelah pleno tingkat kabupaten," ujar Said. (*)

Baca Sebelumnya

Masyarakat Madiun Siap-Siap! Pemkot Bakal Beri Kejutan di Puncak Peringatan HUT ke-79 RI

Baca Selanjutnya

Siap Daftar ke KPU, Cabup Bandung Petahana Kang DS Bersama Ali Syakieb Bikin SKCK

Tags:

KPU Labuhanbatu Sumut PPK PPS Coklit Pantarlih TPS Pemilih Pilkada Serentak tahun 2024 Pilkada Labuhanratu

Berita lainnya oleh Joko Gunawan

BRI BO Kotapinang Cetak Trainer Digital Ikuti TOT, Siap Adopsi New Qlola di Unit Kerja

16 April 2026 01:01

BRI BO Kotapinang Cetak Trainer Digital Ikuti TOT, Siap Adopsi New Qlola di Unit Kerja

BRI Kotapinang Gandeng Damkar Labusel Latih Karyawan Antisipasi Kebakaran

15 April 2026 01:13

BRI Kotapinang Gandeng Damkar Labusel Latih Karyawan Antisipasi Kebakaran

Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

13 April 2026 22:16

Halalbihalal IPSI Labuhanbatu, Mimpi Nyata Tingkatkan Silaturahmi dan Prestasi

Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat

13 April 2026 15:19

Sejarah! IPSI Labuhanbatu Jadi Tuan Rumah Porprovsu Pencak Silat

Maling Barang Senilai Rp100 Juta di Labuhanbatu Diringkus Saat Sarapan di Warung

9 April 2026 19:31

Maling Barang Senilai Rp100 Juta di Labuhanbatu Diringkus Saat Sarapan di Warung

Penggunaan BOSP SMAN 2 Rantau Selatan Disinyalir Kangkangi Permendikdasmen

8 April 2026 19:16

Penggunaan BOSP SMAN 2 Rantau Selatan Disinyalir Kangkangi Permendikdasmen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H