Setelah Mediasi, Warga Kecewa Aktivitas Pertambangan di Tenggarong Masih Berlanjut

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

6 Feb 2024 05:14

Thumbnail Setelah Mediasi, Warga Kecewa Aktivitas Pertambangan di Tenggarong Masih Berlanjut
Lokasi tambang ilegal yang terlihat bersampingan dengan lahan pertanian warga. (Foto: Kaltimtoday.co)

KETIK, KUTAI KARTANEGARA – Aktivitas tambang ilegal rupanya masih marak dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah. Salah satunya di wilayah Sukodadi, Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

Walaupun para penambang ilegal tersebut sebelumnya telah sepakat untuk menghentikan operasionalnya, namun warga sekitar masih melihat adanya aktivitas pertambangan.

Dari pantauan warga setempat, alat berat masih berada di lokasi tambang ilegal. Padahal sebelumnya pihak penambang bersama warga dan didampingi Lurah Mangkurawang, Camat Tenggarong, Polsek dan Koramil Tenggarong telah melakukan mediasi.

Dilansir dari Suara.com, jaringan Ketik.co.id, Selasa (6/2/2024), Selain diminta untuk menghentikan aktivitas penambangan ilegal tak memiliki izin, penambang juga diharuskan untuk menutup lubang-lubang bekas penambangan batu bara tersebut.

Baca Juga:
Dinas ESDM Jatim Akui Cuma 5 Tambang Resmi di Sampang, PMII Soroti Maraknya Tambang Ilegal

“Kalau berhenti total, belum. Karena tadi pagi saya pantau alatnya masih berada di sekitar lokasi situ,” kata Fathur Rahman selaku warga.

Lebih lanjut warga masih menemukan tumpukan batu bara di lubang galian. Selain itu warga juga tidak melihat adanya police line. Padahal harusnya tempat tersebut diberi police line agar tidak lagi digunakan untuk aktivitas penambangan.

Selain merusak lingkungan tambang ilegal ini juga mengancam lahan warga, karena lokasinya yang bersampingan dengan lahan pertanian. Bekas galian itu menjadi atensi pihak kecamatan untuk ditimbun kembali agar tidak membahayakan masyarakat.

“Kayaknya sih belum (ditimbun), saya belum cek secara langsung di lokasi,” terangnya.

Baca Juga:
Air Sungai Batang Sontang Pasbar Keruh, Warga Duga Dampak Tambang Emas Ilegal

Terkait laporan, sambung Fathur, pihaknya telah berkoordinasi dengan Jaringan Advokasi Tambang Kalimantan Timur (JATAM Kaltim) untuk memberikan pendampingan. Awalnya Jumat pekan lalu, namun ada kesepakatan dari kecamatan hingga laporan akhirnya ditunda.

“Targetnya dalam pekan ini kami akan membuat laporan,” tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Membludak! Jalan Sehat Meubel Bang Hasyim Tembus 50 Ribu Peserta, Dihadiri Khofifah hingga Menperin Agus Gumiwang

Baca Selanjutnya

Kwarda Jatim Bangga, Kwarcab Kabupaten Malang Sudah Hasilkan Produk UMKM 1 Gudep 1 Wirausaha

Tags:

Tambang Ilegal Mediasi lubang galian Batu Bara warga sukodadi JATAM Kaltim

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar