KETIK, KUDUS – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi membuka rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 yang akan digelar pada 4–9 Mei 2026 di GOR Djarum, Kudus.
Pada seri A ini, akan dipertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang terbagi dalam kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19), dan dewasa.
Kota Kudus kembali dipercaya menjadi tuan rumah dengan dukungan penuh dari berbagai sponsor, antara lain Hydroplus, Wondr, Polytron, Djarum Foundation, Blibli, Tiket.com, SariWangi, MilkLife, Yonex Sunrise, Kapal Api Group, Fox’s Gummy Candy, MNC Group, dan Cleo.
Setelah sukses digelar di Surabaya, seri kedua ini juga mencatatkan antusiasme tinggi dengan kehadiran 1.031 peserta dari 184 klub yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menyampaikan bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan telah berjalan optimal.
“Persiapan jelang Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026 berjalan dengan baik. Seluruh aspek, mulai dari survei GOR hingga pemasangan perangkat pertandingan, telah dikomunikasikan dan dipersiapkan sejak awal,” ujar Ricky.
Ricky berharap ajang ini dapat menjadi wadah lahirnya talenta-talenta baru sebagai bagian dari proses regenerasi atlet bulutangkis Indonesia.
“Kami berharap akan muncul atlet-atlet muda potensial yang mampu menunjukkan performa terbaiknya di setiap seri Sirnas. Hasil dari ajang ini menjadi bagian penting untuk masa depan mereka sekaligus regenerasi atlet Indonesia,” tambahnya.
Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, menegaskan bahwa Kudus memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan atlet kelas dunia.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kudus, Hydroplus dan Bakti Olahraga Djarum Foundation atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Hydroplus Sirnas A di Kota Kretek ini. Kudus bukan hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet bulutangkis berprestasi di level dunia,” ujar Basri.
Ia menilai ajang ini menjadi langkah strategis dalam pembinaan dan pemerataan prestasi bulutangkis nasional.
“Hydroplus Sirnas A menjadi momentum strategis untuk menggali potensi atlet, khususnya dari Jawa Tengah, sekaligus memperkuat pemerataan pembinaan prestasi di tingkat nasional,” lanjutnya.
“Saya berharap turnamen ini berjalan lancar, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadi ajang unjuk kemampuan bagi bibit-bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” tutup Basri.
Pada seri kedua ini, Pelatnas PBSI menurunkan sembilan wakil di kategori dewasa. Kepala Pelatih Ganda Putri Pratama Pelatnas PBSI, Ade Lukas, memastikan kondisi atlet dalam keadaan siap.
“Persiapan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh atlet dalam kondisi baik dan siap bertanding di Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026,” ujar Lukas.
Ia menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Asia Junior Championships 2026 yang akan berlangsung di Yatsushiro, Jepang, pada 26 Juni–5 Juli 2026.
“Turnamen ini kami manfaatkan untuk memantau performa atlet, khususnya dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih senior. Fokus kami adalah melihat kesiapan dan kemampuan bertanding mereka,” kata Lukas menutup pembicaraan. (*)
Daftar Atlet Pelatnas PBSI di Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2026:
- Tunggal Putra: Denis Azzarya
- Tunggal Putri: Jolin Angelia, Mayla Cahya, Afilian Pratiwi
- Ganda Putra: Joseph Marcellino Kyta / Joven Farandi
- Ganda Putri: Selsi Josika / Halifia Usni Pratiwi
- Ganda Campuran: Ikhsan Lintang Pramudya / Salsabila Zahra Aulia.(*)
