Sungai Apa Lapangan? Kali Aji Kaliwungu Terancam Hilang Ditelan Sedimen dan Rumput, Warga: Tolong Segera Dikeruk!

Jurnalis: Dian Wisnu Ardi
Editor: Fisca Tanjung

6 Feb 2026 14:10

Thumbnail Sungai Apa Lapangan? Kali Aji Kaliwungu Terancam Hilang Ditelan Sedimen dan Rumput, Warga: Tolong Segera Dikeruk!
Potret sedimentasi Kali Aji yang tertutup rumput, sampah dan tanaman liar. (Foto: Dian Wisnu/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Kondisi Kali Aji yang melintasi Jalan Kiai Haji Asyari, tepatnya di depan Pasar Gladak, Kecamatan Kaliwungu, kian memprihatinkan. Pantauan di lokasi pada Jumat pagi, 6 Februari 2026 menunjukkan adanya pendangkalan serius akibat endapan sedimen tanah yang kini justru menyerupai daratan karena ditumbuhi rumput dan tanaman liar.

​Tak hanya sedimen, tumpukan sampah juga terlihat menyangkut di kolong jembatan, menghambat laju arus air. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga sekitar, terutama saat memasuki puncak musim penghujan.

​Tika, salah satu warga Kaliwungu, mengeluhkan dampak langsung dari tidak berfungsinya saluran air tersebut secara maksimal. Menurutnya, setiap kali hujan lebat mengguyur, Kali Aji tidak lagi mampu menampung debit air sehingga meluap hingga ke badan jalan.

​"Kalau sudah hujan, airnya meluap ke jalan. Yang paling kami khawatirkan itu saat jemput anak pulang sekolah. Air sering masuk sampai ke halaman SD Negeri 5 Krajankulon," ujar Tika saat ditemui di lokasi, Jumat pagi ini.

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

​Ia menambahkan, luapan air ini membuat kondisi jalan menjadi sangat licin dan berbahaya bagi para siswa maupun orang tua yang melintas. "Sangat membahayakan siswa, apalagi kalau hujannya deras dan lama," imbuhnya.

​Selain masalah banjir, kombinasi antara genangan air hujan dan seringnya kendaraan bermuatan berat melintas memperburuk kerusakan infrastruktur di sepanjang Jalan Kiai Haji Asyari. Aspal yang sering terendam luapan air sungai menjadi lebih cepat rapuh dan berlubang.

​Kondisi drainase yang tersumbat oleh sedimen dan sampah mengakibatkan air mencari jalan keluar ke permukaan jalan, yang secara teknis mempercepat pengikisan lapisan jalan (pavement).

​Warga berharap Pemerintah Kabupaten setempat melalui dinas terkait segera mengambil langkah nyata. Normalisasi sungai berupa pengerukan sedimen (pengerukan lumpur) dan pembersihan tanaman liar di sepanjang Kali Aji dianggap sebagai solusi mendesak yang harus segera dilakukan.

Baca Juga:
Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

​"Harapannya pemerintah segera menangani, dikeruk lumpurnya supaya airnya lancar lagi dan tidak banjir ke jalan atau sekolah," tutup Tika.

​Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu adanya respon atau jadwal pembersihan rutin dari pihak berwenang agar dampak banjir tidak semakin meluas. (*)

Baca Sebelumnya

Warga Kota Malang Sambut Positif Keberadaan Anjungan Air Minum Mizuone

Baca Selanjutnya

Kakorlantas Polri Rangkul Ojol Kota Batu, Dorong Tertib Lalu Lintas di Kawasan Wisata

Tags:

Lingkungan Hidup sampah banjir Kaliwungu Kendal kali aji

Berita lainnya oleh Dian Wisnu Ardi

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

11 April 2026 14:20

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

11 April 2026 14:09

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

10 April 2026 07:30

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

9 April 2026 11:25

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

1 April 2026 19:11

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

Bidik Level Nasional, 285 Calon Paskibraka Kendal Jalani Tes CAT Wawasan Kebangsaan

1 April 2026 19:08

Bidik Level Nasional, 285 Calon Paskibraka Kendal Jalani Tes CAT Wawasan Kebangsaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar