Magnet Religi Kota Santri, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Puncak Perayaan Syawalan Kaliwungu Kendal

Jurnalis: Dian Wisnu Ardi
Editor: Gumilang

28 Mar 2026 21:00

Thumbnail Magnet Religi Kota Santri, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Puncak Perayaan Syawalan Kaliwungu Kendal
Pintu masuk kawasan Bukit Jabal di Kaliwungu, Kendal, tampak hidup dengan jejeran pedagang dan peziarah. (Dok: Dian Wisnu/ Ketik.com).

KETIK, KENDAL – Memasuki H+7 Hari Raya Idulfitri 1447 H, ribuan peziarah dari berbagai wilayah di Kabupaten Kendal dan sekitarnya mulai memadati kawasan Bukit Jabal, Kaliwungu, Sabtu 28 Maret 2026. Puncak tradisi tahunan "Syawalan" ini kembali menjadi magnet religi sekaligus penggerak ekonomi lokal di wilayah berjuluk Kota Santri tersebut.

​Sejak pagi hari, arus peziarah tampak mengular di sepanjang tangga menuju komplek makam para wali dan ulama besar di Bukit Jabal. Beberapa titik utama yang menjadi tujuan ziarah antara lain makam Kyai Asy’ari (Kyai Guru), Sunan Katong, hingga Pangeran Mandurarejo.

​Tradisi Syawalan di Kaliwungu memiliki akar sejarah yang kuat dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Kegiatan ini mulanya merupakan bentuk penghormatan dan haul untuk memperingati wafatnya para tokoh penyebar agama Islam, terutama Kyai Asy’ari atau yang lebih dikenal sebagai Kyai Guru.

​Secara turun-temurun, masyarakat meyakini bahwa berziarah di hari ketujuh bulan Syawal merupakan momen untuk merefleksikan perjuangan para ulama sekaligus mempererat silaturahmi antarumat. Tradisi ini pun berkembang menjadi perpaduan unik antara ibadah spiritual dan pesta rakyat.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

​Bagi banyak pengunjung, Syawalan bukan sekadar ritual doa. Muhammad, seorang peziarah asal Kota Semarang, mengaku selalu menyisipkan agenda wisata keluarga dalam kunjungan tahunannya.

​"Setiap Syawal kami selalu menyempatkan ziarah di komplek makam di Bukit Jabal ini. Selain ziarah, kami sekeluarga juga sekaligus berwisata di tempat wisata yang ada di Kaliwungu Kendal, salah satunya Pantai Ngebum," ungkapnya saat ditemui di sela-sela aktivitas ziarah.

​Kemeriahan Syawalan tidak hanya terpusat di area pemakaman. Agenda tahunan ini juga meluas hingga ke Alun-alun Kaliwungu dan Lapangan Asrama Brimob Kaliwungu. Di dua lokasi strategis tersebut, ratusan stan UMKM serta berbagai wahana permainan pasar malam memadati area, menciptakan suasana festival yang meriah.

​Produk-produk lokal mulai dari kuliner tradisional, pakaian, hingga kerajinan tangan tersedia bagi para pengunjung yang ingin berbelanja usai melakukan ziarah.

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut

​Padatnya volume pengunjung membawa angin segar bagi para pelaku usaha mikro di sekitar lokasi. Asrofi, salah satu pedagang yang berjualan di sekitar Bukit Jabal, mengaku mengalami peningkatan omzet yang signifikan.

​"Alhamdulillah, di setiap event Syawalan ini, beberapa hari dagangan selalu laris. Ini merupakan berkah bagi kami para pedagang," tutur Asrofi dengan nada syukur.

​Perayaan Syawalan 2026 ini diharapkan tetap berjalan tertib hingga beberapa hari ke depan. Pihak keamanan setempat terus melakukan pemantauan di titik-titik keramaian guna memastikan kenyamanan para peziarah dan wisatawan yang datang dari berbagai penjuru daerah.

Baca Sebelumnya

Sampah Semarang-Kendal Tak Lagi Menumpuk, Bakal Disulap Jadi Energi Listrik

Baca Selanjutnya

Berikut Daftar Pemenang Kejurprov Road Race Jatim Racing Series 2026 di Magetan

Tags:

Syawalan Kaliwungu Bukit Jabal Ziarah Makam Wali Wisata Religi UMKM Kendal Pantai Ngebum Kyai Guru Sunan Katong budaya Tradisi Syawalan Kabupaten Kendal UMKM Wisata

Berita lainnya oleh Dian Wisnu Ardi

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

14 April 2026 14:33

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

11 April 2026 14:20

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

11 April 2026 14:09

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

10 April 2026 07:30

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

9 April 2026 11:25

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

1 April 2026 19:11

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H