4,5 Hektare Sawah di Rowosari Kendal Terendam Banjir, Padi Muda Terancam Gagal Tanam

Jurnalis: Dian Wisnu Ardi
Editor: Fisca Tanjung

15 Jan 2026 10:58

Thumbnail 4,5 Hektare Sawah di Rowosari Kendal Terendam Banjir, Padi Muda Terancam Gagal Tanam
Lahan pertanian sawah tergenang air akibat cuaca ekstrim. (Foto: Dian/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Intensitas hujan yang mulai meningkat di awal tahun mengakibatkan sejumlah lahan pertanian di wilayah Kabupaten Kendal terdampak.

Hingga Kamis, 15 Januari 2026, tercatat sedikitnya 4,5 hektare lahan persawahan di Kecamatan Rowosari tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.

Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi para petani, mengingat mayoritas tanaman padi yang tergenang saat ini rata-rata baru memasuki usia 15 hingga 25 Hari Setelah Tanam (HST).

Jika genangan tidak segera surut, dikhawatirkan bibit padi muda tersebut akan membusuk dan menyebabkan gagal tanam.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Fokus Genangan: Desa Randusari dan Pojoksari

Berdasarkan pantauan di lapangan, wilayah yang menjadi titik langganan genangan rutin berada di dua desa, yakni Desa Randusari dan Desa Pojoksari. Meski beberapa desa lain di Kecamatan Rowosari juga sempat muncul titik genangan, namun kondisinya cenderung cepat surut.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rowosari, Sofyan, membenarkan adanya kendala drainase yang mengakibatkan air tertahan di lahan milik warga tersebut.

"Penyebab utamanya adalah irigasi yang kurang lancar. Memang saluran air pernah dikeruk sebelumnya, namun ada kendala teknis di bagian pojok lahan yang seharusnya memiliki saluran pembuangan yang lebih memadai," ujar Sofyan saat diwawancarai, Kamis,15 Januari 2026.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Langkah Koordinasi dan Harapan Petani

Menyikapi kondisi yang terus berulang setiap musim penghujan ini, pihak PPL telah melakukan langkah cepat dengan melaporkan data luasan lahan terdampak kepada pihak-pihak terkait.

"Hari ini sudah kami sampaikan laporannya secara resmi kepada petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan juga ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal," tambah Sofyan.

Pihaknya berharap pemerintah daerah segera melakukan tinjauan lapangan untuk memberikan solusi konkret, terutama perbaikan atau pembuatan saluran pembuangan di titik-titik krusial agar aliran air tidak lagi mandek di persawahan warga.

Hingga berita ini diturunkan, para petani masih berupaya melakukan penyedotan air secara mandiri di beberapa titik untuk meminimalisir kerusakan tanaman. (*)

Baca Sebelumnya

3 Rute Internasional Baru Bandara Juanda Mengalami Kenaikan, Kebanyakan Tujuan China

Baca Selanjutnya

BNPB Umumkan Perkembangan Pembangunan Hunian Pascabencana di Sumatra Utara

Tags:

banjir sawah Pertanian Kendal Cuaca ekstrim Rowosari

Berita lainnya oleh Dian Wisnu Ardi

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

14 April 2026 14:33

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

11 April 2026 14:20

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

11 April 2026 14:09

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

10 April 2026 07:30

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

9 April 2026 11:25

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

1 April 2026 19:11

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda