Dua Caleg Meninggal di Kediri Tetap Dicoblos, Suaranya Masih Ratusan, Kok Bisa?

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Muhammad Faizin

19 Feb 2024 11:23

Headline

Thumbnail Dua Caleg Meninggal di Kediri Tetap Dicoblos, Suaranya Masih Ratusan, Kok Bisa?
Proses pemilihan umum pada salah satu TPS di Kediri, Rabu (14/2/2024) lalu. (foto : isa/Ketik.co.id).

KETIK, KEDIRI – Dua nama calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Kediri masih mendapatkan ratusan suara dari masyarakat. Padahal kedua caleg tersebut telah meninggal dunia dan telah ditetapkan sebagai peserta pemilu TMS (tidak memenuhi syarat). 

Mereka adalah Taufik Chavifudin dari PPP dengan Dapil 6 meliputi Kecamatan Semen, Mojo, Grogol, Tarokan dan Banyakan. Selanjutnya, Nur Wakhid dari PKB Dapil 3 wilayah Kecamatan Kepung, Puncu dan Kandangan. Keduanya meninggal dunia sebelum pemungutan suara 14 Februari 2024.

Berdasarkan laman resmi pemilu2024.kpu.go.id yang dikutip ketik.co.id, pada Senin 19 Februari 2024 pukul 11.00 WIB, nama Taufik Chavifudin dapat 904 suara, sedangkan Nur Wakhid mendapat 292 suara. 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri telah mencoret kedua caleg tersebut karena sudah meninggal dunia. Komisioner KPU Kabupaten Kediri Bidang Teknis, Anwar Ansori mengatakan para celag yang telah terdaftar dalam DCT (Daftar Calon Tetap) dan meninggal dunia sebelum hari pencoblosan pada 14 Februari 2024, suaranya masih dianggap sah, namun masuk dalam suara partai.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

"Tetap bisa di coblos karena surat suara sudah tercetak, tapi suaranya nanti dihitung suara partai yang bersangkutan," katanya. 

Dalam kasus caleg meninggal itu, lanjut Anwar, para calon sudah tidak memenuhi syarat (TMS) dalam pemilu. Jika surat suara sudah terlanjur tercetak, maka anggota KPU bisa melakukan tindakan dengan mencoret nama caleg yang sudah meninggal pada DCT. Namun, prosesnya tidak dilakukan di KPU, melainkan di tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing dan harus diparaf oleh pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). 

"Kami juga melakukan klarifikasi untuk minta bukti dukung surat kematian sebagai dasar perubahan menentukan SK TMS kepada caleg tersebut. Nanti anggota KPPS mengumumkan ke masyarakat jika nomor urut dan nama calon tersebut adalah TMS dan memastikan disaat penghitungan jika ada calon TMS tersebut mendapat suara berarti masuk suara parpol," urainya. 

Anwar mengaku dalam proses perjalanan pemilu 2024 di Kabupaten Kediri, pihaknya telah menerima beberapa informasi masuk terkait adanya caleg yang melakukan perubahan status sebagai TMS karena meninggal dunia.

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

"Jadi akan di proses penerbitan SK caleg tersebut masuk dalam caleg TMS," tandasnya. 

Sementara itu, perolehan suara caleg yang meninggal tersebut masih bisa berubah. Sebab, data yang tersaji dari laman resmi KPU tersebut untuk Nur Wakhid progresnya kini baru 550 dari 629 TPS atau 87,44 persen. Sedangkan untuk Taufik Chavifudin progresnya masih 824 dari 918 TPS atau 89,76 persen. 

Baca Sebelumnya

Makna di Balik Tema Hari Jadi ke-279 Kota Seribu Satu Gua, 'Pacitan Mrabu Rahayu'

Baca Selanjutnya

Road to Puteri Indonesia 2024, Beberapa Perwakilan Daerah Sudah sampai di Bandara Soekarno Hatta

Tags:

Caleg Meninggal DPRD Kediri caleg Kediri kediri dua Caleg Meninggal TMS Tidak Memenuhi syarat Komisioner KPU Kabupaten Kediri Bidang Teknis Anwar Ansori Taufik Chavifudin Nur Wakhid PKB pemilu2024

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar