5 Tahun Berturut-turut Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran, Mbak Wali Tegaskan Komitmen

Pemkot Kediri Terus Perkuat Nilai Toleransi dan Kerukunan sebagai Fondasi Harmoni Kehidupan Sosial

23 April 2026 08:40 23 Apr 2026 08:40

Angga Prasetya, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 5 Tahun Berturut-turut Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran, Mbak Wali Tegaskan Komitmen

Mbak Wali saat menerima penghargaan Kota Kediri sebagai kota paling toleran. Selama 5 tahun berturut-turut Kota Kediri masuk 10 besar (Foto : Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Kota Kediri kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Selama lima tahun berturut-turut, Kota Kediri berhasil masuk dalam 10 besar Kota Paling Toleran di Indonesia menurut Setara Institute berdasarkan penilaian Indeks Kota Toleran (IKT) 2025.

Atas capaian ini, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menerima langsung penghargaan tersebut dalam Launching dan Penghargaan Indeks Kota Toleran 2025 di Jakarta Rabu 22 April 2026.

Pada Indeks Kota Toleran tahun 2025 ini, Kota Kediri berada di peringkat ke-8 dengan skor 5,792. Dimana di tahun sebelumnya juga menduduki peringkat ke-8. Konsistensi ini menunjukkan bahwa fondasi toleransi di Kota Kediri relatif stabil dan mampu bertahan di tengah dinamika sosial yang semakin berkembang.

Stabilitas peringkat tersebut mengindikasikan adanya kesinambungan komitmen politik dan birokrasi dalam menjaga iklim keberagaman yang kondusif. Kepemimpinan politik dan birokrasi di Kota Kediri telah berada pada visi yang sama dalam pemajuan toleransi. Melalui penegasan komitmen pemerintah kota dalam menjaga kerukunan dan toleransi lewat dialog bersama. 

"Terima kasih kepada jajaran Setara Institute ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami bisa mempertahankan capaian ini. Dengan adanya penghargaan Indeks Kota Toleran kita bisa sama-sama belajar dan mengetahui bahwa Indonesia ini kaya, baik kaya akan budaya dan agama. Sehingga kita bisa belajar dari satu kota ke kota lain mengenai toleransi," kata salah satu wali kota termuda di Indonesia ini.

Mbak Wali menyampaikan Kota Kediri wilayahnya tidak luas, dengan jumlah penduduk sekitar 300 ribu jiwa. Namun di sisi lain, Kota Kediri kaya akan budaya dan keberagaman agama. Bahkan, Kota Kediri bisa dikatakan sebagai Kota Santri karena banyaknya pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kediri.

"Alhamdulillah, setiap kegiatan keagamaan seluruh unsur agama ini selalu hadir lengkap. Hal ini menunjukkan kuatnya kebersamaan yang kami miliki," ungkapnya.

Peran FKUB juga luar biasa dalam menjaga toleransi di tengah masyarakat. Tentunya, capaian peringkat 8 ini menjadi hadiah bagi seluruh masyarakat Kota Kediri atas hasil kerja keras bersama.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, termasuk FKUB, yang selama ini terus menjaga keamanan dan kerukunan di Kota Kediri. Ke depan, kami berharap dapat terus meningkatkan capaian ini, bahkan meraih peringkat pertama, tentunya melalui berbagai inovasi yang akan terus kami kembangkan," pungkasnya. (*) 

Tombol Google News

Tags:

#KotaToleransi #kotakediri #IndeksKotaToleran #SetaraInstitute #pemkotkediri