Pengusaha Kayu di Kediri Menjerit, 50 Persen Industri Gulung Tikar Imbas Pasokan Bahan Baku Sengon Habis

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Naufal Ardiansyah

11 Mei 2024 09:19

Headline

Thumbnail Pengusaha Kayu di Kediri Menjerit, 50 Persen Industri Gulung Tikar Imbas Pasokan Bahan Baku Sengon Habis
Ketua Forum Masyarakat Perkayuan (FMP) Jawa Timur, Fuad Abdullah saat dikonfirmasi, Sabtu (11/5/2024). (foto : isa/Ketik.co.id).

KETIK, KEDIRI – Ketua Forum Masyarakat Perkayuan (FMP) Jawa Timur, Fuad Abdullah mengatakan dalam kurun waktu dua tahun terakhir ada 50 persen pengusaha industri kayu atau plywood di Kediri gulung tikar. Mereka terpaksa harus menutup usahanya lantaran kehabisan bahan baku kayu jenis sengon dan jabon.

Fuad yang juga pengusaha kayu di Kediri memaparkan 50 persen perusahaan yang gulung tikar tersebut dari total 34 pabrik perkayuan yang ada di wilayah Kediri.

Akibat menipisnya bahan baku kayu jenis sengon dan jabon di lapangan, mengakibatkan 20 pabrik plywood dan barecore harus menutup usahanya. Hal itu juga berdampak kepada ribuan tenaga kerja yang harus terkena PHK (pemutusan hubungan kerja).

"Kondisi ini terjadi sejak tahun 2022 lalu. Pasokan kayu jenis sengon dan jabon sudah menipis dan bahkan di beberapa daerah luar Kediri sudah habis,” kata Fuad, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Fuad menyebut keberadaan industri perkayuan di Jawa Timur bertambah berat ketika BUMN terlibat dan masuk di dalam industri tersebut.

Dia mencontohkan seperti Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara 12 yang dulunya hanya sebagai pemasok sumber bahan baku utama jenis sengon dan jabon untuk pabrik perkayuan yang dikelola swasta kini hampir semua beralih ke tanaman pohon jenis Balsa.

Padahal dengan industri plywood yang telah ada, hasil panen pohon sengon dan jabon akan terserap dengan merata.

“Kalau jenis kayu Balsa untuk industri penerbangan, cuma sekarang melimpah dan industri plywood di Kediri ini tidak bisa menampung karena pasarnya berbeda. Itulah faktor utama banyak yang gulung tikar,” terangnya.

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Untuk mengatasi kekurangan bahan baku tersebut, Fuad bersama teman industri yang masih beroperasi hanya bisa mendapatkan pasokan dari warga masyarakat yang menanam sengon atau jabon di sekitar pekarangan mereka.

Ia berharap, pemerintah daerah setempat agar segera terlibat untuk mengatasi persoalan ini. Dengan begitu, dampak kondisi sulit industri plywood tidak meluas.

"Khususnya di Kabupaten Kediri, kami berharap Bupati Kediri bisa mendorong perusahaan daerah BUMD, BUMN dan Perhutani kolaborasi bersama dengan industri perkayuan, salah satunya dengan menanam kayu sengon sebagai ketersediaan bahan baku," harapnya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Bidang Kesejahteraan Rakyat, Khusnul Arifin menanggapi dengan adanya kondisi industri plywood saat ini, pihaknya berharap dan mendorong pemerintah daerah bisa memperhatikan para karyawan yang terkena PHK karena menjadi ladang penghidupan bagi mereka.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa aware tentang industri perkayuan agar bisa tercipta lapangan pekerjaan. Dengan berhentinya roda perusahaan ini, otomatis lapangan pekerjaan juga hilang,” ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kembalikan Berkas Pendaftaran Bacabup ke PDI-P, Gus Fawait: Jember Butuh Pemimpin dari Partai

Baca Selanjutnya

Jurnalis TV9 M Hariri Terpilih Jadi Ketua KJS yang Baru

Tags:

Industri plywood industri kayu Kediri kayu Kediri Kabupaten Kediri Kediri hari ini Sengon Kediri

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar