Tak Lagi Monoton, Disarpus Kota Kediri Hadirkan TransLiteria: Pengalaman Baca Buku Sambil Jalan-jalan

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Fisca Tanjung

25 Jan 2026 14:49

Headline

Thumbnail Tak Lagi Monoton, Disarpus Kota Kediri Hadirkan TransLiteria: Pengalaman Baca Buku Sambil Jalan-jalan
Operasional perdana TransLiteria Kota Kediri. (Foto: Disarpus)

KETIK, KEDIRI – Membaca buku kini tak harus selalu dilakukan di ruang perpustakaan yang sunyi.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disarpus) Kota Kediri menghadirkan inovasi literasi bertajuk TransLiteria (Transportasi Literasi Ceria), sebuah konsep membaca sambil bepergian yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat.

Kepala Disarpus Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, mengatakan bahwa TransLiteria lahir dari keinginan untuk mematahkan kesan membaca yang monoton. Selama ini, membaca identik dengan suasana hening dan ruang tertutup.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman membaca yang berbeda, tidak hanya dilakukan di perpustakaan, tetapi juga di dalam moda transportasi,” kata Chevy.

Baca Juga:
Mbak Wali Lantik Pj Sekda Kota Kediri, Tekankan Integritas dan Optimalisasi Pelayanan Publik

Melalui pemanfaatan Bus Satria, Disarpus mengolaborasikan aktivitas membaca dengan perjalanan. Konsep ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung yang membaca buku di MRT atau bus.

Meski membaca di perjalanan tidak selalu bisa dilakukan dengan fokus penuh karena suara dan pemandangan sekitar, Chevy menilai pengalaman tersebut justru memberikan kesan tersendiri.

"Paling tidak, ini memberi satu pengalaman baru yang menyenangkan bagi masyarakat," katanya.

Inovasi TransLiteria tidak berhenti di bus. Ke depan, Disarpus Kota Kediri berencana berkolaborasi dengan PT KAI untuk menghadirkan kegiatan membaca bersama di kereta api. Rute seperti Blitar, Tulungagung, Jombang, hingga Malang telah masuk dalam rencana pengembangan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan disediakan satu gerbong khusus sebagai ruang membaca selama perjalanan.

Baca Juga:
Pemkot Kediri Komitmen Lanjutkan Pembangunan Alun-Alun, Anggarkan Rp20 Miliar

Selain membaca, peserta juga diajak mengenal ruang-ruang literasi lain di Kota Kediri, salah satunya perpustakaan di kawasan Masjid Agung.

Chevy mengakui bahwa pelaksanaan perdana TransLiteria masih memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, Disarpus sangat terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari peserta. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan sebulan sekali.

"Kalau antusiasmenya bagus, frekuensi bisa kami tingkatkan menjadi dua minggu sekali dan armadanya pun bisa ditambah," jelasnya.

Lahirnya inovasi ini juga dilatarbelakangi oleh keterbatasan ruang baca akibat beberapa fasilitas perpustakaan kota yang masih dalam proses perbaikan dan pembangunan. Dengan memanfaatkan transportasi sebagai ruang alternatif, Disarpus berupaya memperluas jangkauan layanan literasi agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Pada tahap awal, TransLiteria menyasar komunitas, khususnya generasi muda. Peserta perdana berasal dari Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Nasional (GPAN), Kediri Book Party, dan Remaja Masjid Agung.

Ke depan, Disarpus berharap komunitas dapat bergerak secara mandiri, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator. Program ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga keluarga.

Antusiasme peserta pun terasa sejak kegiatan perdana. Nadia Sintia Rahmadani, perwakilan dari Kediri Book Party, mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman membaca yang berbeda.

"Menurut saya kegiatannya seru, karena ini pertama kalinya membaca sambil menaiki transportasi. Membaca jadi tidak terasa membosankan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Nahel Aniko Benisa Kaladisa El Arifa. Ia menilai konsep membaca sambil perjalanan mampu menarik minat baca, terutama bagi mereka yang sebelumnya kurang tertarik membaca buku.

"Kalau membaca sambil jalan-jalan seperti ini, rasanya lebih santai dan menyenangkan. Ini bisa meningkatkan minat literasi," katanya. 

Sebagai sebuah pilot project, TransLiteria diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya baca di Kota Kediri.

Tidak hanya menarik masyarakat yang sebelumnya belum gemar membaca, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi para pembaca agar semakin kreatif dan berkembang.

Dengan inovasi ini, Disarpus Kota Kediri menunjukkan bahwa literasi bisa tumbuh di mana saja bahkan di tengah perjalanan. (*)

Baca Sebelumnya

Sambut Bali United, Panpel Persik Kediri Perketat Keamanan dan Ubah Sistem Tiket

Baca Selanjutnya

Pesta Hari Jadi Pemalang ke-451 Tercoreng, Puluhan Warga Jadi Korban Copet di Alun-alun

Tags:

Disarpus Kota Kediri TransLiteria Pemerintah Kota Kediri Diskominfo Kota Kediri Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Nasional Kediri Book Party Bus Satria literasi

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

12 April 2026 14:37

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

10 April 2026 17:03

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

9 April 2026 18:36

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

9 April 2026 17:40

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

9 April 2026 15:32

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

9 April 2026 13:02

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar