Keluar Penjara Langsung Kerja! Lapas Kediri Siapkan WBP Jadi Tenaga Rajut Profesional Berstandar Nasional

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Fisca Tanjung

23 Nov 2025 12:07

Thumbnail Keluar Penjara Langsung Kerja! Lapas Kediri Siapkan WBP Jadi Tenaga Rajut Profesional Berstandar Nasional
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Kediri mendapat keterampilan melalui pelatihan kemandirian merajut. (Foto: Lapas Kediri for Ketik.com).

KETIK, KEDIRI – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Kediri kini mendapat kesempatan baru untuk mengasah keterampilan lewat pelatihan kemandirian merajut yang resmi dimulai Sabtu, 22 November 2025.

Program ini menjadi pelatihan perdana hasil kolaborasi dengan PT Arta Jayendra Perkasa, perusahaan kerajinan rajut yang sudah memiliki pasar nasional.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknik dasar merajut, tetapi juga membuka peluang bagi WBP untuk menjadi mitra produksi perusahaan. Tujuannya agar keterampilan yang dipelajari tidak berhenti pada teori, melainkan bisa menjadi bekal nyata saat mereka kembali ke masyarakat.

Komisaris PT Arta Jayendra Perkasa, Arja Rusli, menjelaskan bahwa kerja sama ini terbangun melalui MoU yang telah ditandatangani dengan pihak lapas. Ia menegaskan bahwa pelatihan akan digelar rutin setiap minggu dengan agenda terstruktur agar WBP mampu menguasai seluruh proses produksi.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

Arja juga menekankan bahwa seluruh hasil karya WBP harus memenuhi standar resmi perusahaan. 

"Mulai dari presisi pola, teknik dasar, tingkat kerapian, hingga kualitas akhir produk," katanya. 

Setiap karya yang memenuhi standar akan dipasarkan, sementara WBP yang menunjukkan kemampuan lebih berpeluang dipertimbangkan sebagai tenaga produksi berkelanjutan.

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Manda Handayani, pemilik sekaligus CEO perusahaan. Ia datang dari Solo setiap minggu untuk memberikan pembinaan detail, memastikan WBP tidak hanya belajar sekilas, tetapi benar-benar memahami teknik merajut sesuai kebutuhan industri.

Dalam sesi pembukaan, Manda menegaskan pentingnya integritas dan ketelitian dalam pengerjaan produk rajut. Ia juga memastikan setiap WBP berhak mendapatkan premi atau upah dari karya yang lolos standar.

"Produk ini nantinya akan dikumpulkan dan dikirim ke Solo untuk dipasarkan oleh perusahaan," ucapnya. 

Direktur PT Arta Jayendra Perkasa, Sarmin, turut hadir dan menyampaikan terima kasih kepada Lapas Kediri atas kepercayaan dan ruang kolaborasi.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi WBP, tetapi juga membantu perusahaan memenuhi kebutuhan tenaga produksi kerajinan rajut yang terus meningkat.

Kalapas Kelas IIA Kediri, Solichin, mengapresiasi inisiatif tersebut dan meminta WBP mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Menurut dia, keterampilan seperti merajut membuka peluang bagi WBP untuk mandiri dan memiliki penghasilan, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah bebas nanti.

PT Arta Jayendra Perkasa selama ini dikenal memproduksi berbagai kerajinan rajut seperti tas, dompet, gantungan kunci karakter animasi, serta aksesori rajut lain yang memiliki daya tarik detail dan pasar luas. 

"Kehadiran pelatihan ini diharapkan mampu mengantarkan WBP menghasilkan karya dengan standar industri," ucap Solichin. 

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan ini, Lapas Kediri berharap para WBP mampu membangun rutinitas yang produktif, mengembangkan keterampilan kreatif, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang lebih kuat. 

"Program pelatihan merajut ini diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kemandirian WBP secara berkelanjutan," tandas Solichin.

Baca Sebelumnya

Kota Surabaya dan Bangkalan Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan 23 November 2025, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Perebutkan Piala Wakil Bupati Situbondo, Liga Perkutut Seri 5 Banjir Peserta dari Jawa Timur dan Bali

Tags:

Merajut Lapas Kediri kediri warga binaan Kediri Pelatihan merajut

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar