KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pencari Kerja: Ada Modus Janji Lolos hingga Tiket Travel

30 September 2026 13:15 30 Sep 2026 13:15

Angga Prasetya, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pencari Kerja: Ada Modus Janji Lolos hingga Tiket Travel

Potret rekrutmen pegawai PT Kereta Api Indonesia (Foto : KAI)

KETIK, KEDIRI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi massal terbaik bagi masyarakat. Guna mendukung transformasi dan keberlanjutan operasional perusahaan, KAI secara berkala membuka kesempatan berkarier melalui rekrutmen resmi bagi talenta-talenta terbaik bangsa.

KAI Daop 7 Madiun menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen pegawai dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI.

Bagi masyarakat atau pencari kerja, agar mengakses sumber informasi rekrutmen dari sumber informasi resmi yang hanya dipublikasikan melalui situs web resmi karier.kai.id.

Sistem pendaftaran online, artinya seluruh proses lamaran dilakukan secara mandiri melalui portal resmi karier.kai.id. KAI tidak pernah menerima berkas lamaran fisik yang dikirimkan melalui pos atau instansi lain di luar ketentuan web resmi.

"Tahapan seleksi jelas, proses seleksi KAI terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir hingga diklat. Setiap pengumuman hasil seleksi diumumkan langsung di akun peserta masing-masing pada situs resmi," kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Selasa, 29 September 2026.

Tohari mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya adanya oknum atau pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI. Dia menjelaskan pelaksanaan rekrutmen dilakukan gratis.

"Proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada kewajiban membayar uang muka, biaya administrasi, atau biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur segala bentuk penawaran yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang, fasilitas, atau hadiah tertentu yang dipastikan 100% adalah penipuan.

"Kemudian modus pembayaran tiket/travel. Hati-hati terhadap modus penipuan di mana peserta diminta memesan tiket transportasi atau hotel melalui agen travel tertentu yang diarahkan oleh oknum penipu dengan dalih bagian dari tahapan rekrutmen," kata dia.

KAI mengajak masyarakat untuk turut aktif menyebarkan informasi ini agar tidak ada lagi pencari kerja yang dirugikan oleh pihak-pihak tertentu.

Jika masyarakat menemukan atau menerima informasi mencurigakan terkait rekrutmen KAI, segera lakukan konfirmasi atau laporkan kepada pihak KAI.

"Mari wujudkan rekrutmen yang bersih, jujur, dan berintegritas bersama KAI," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkretaapian