KETIK, KAIMANA – Dalam dunia politik, janji seringkali menjadi retorika yang mudah dilupakan. Namun, bagi Bupati Kaimana, Freddy Thie, janji bukan sekadar kata-kata, melainkan komitmen yang harus ditepati.
Meskipun masa jabatannya hanya tiga tahun, bukan lima tahun seperti biasanya, Bupati Freddy tetap bertekad untuk mewujudkan janji-janji kampanyenya.
Pada kunjungannya ke kampung Waromi dan sejumlah kampung lainnya di Distrik Arguni Atas, Bupati Freddy mengungkapkan tekadnya tersebut.
"Dengan keterbatasan masa jabatan saya yang seharusnya lima tahun menjadi tiga tahun, saya berkomitmen untuk janji dalam visi misi harus saya tunaikan," ujarnya.
Baca Juga:
Safari Ramadan Golkar! Perkuat Konsolidasi, Target Jadikan Kembali Bojonegoro Basis Beringin
Bupati Freddy Thie foto bersama dengan masyarakat kampung waromi saat kunjungan safari Ramadan (foto Humas Pemkab Kaimana/Ketik.co.id)
Namun, Bupati Freddy juga menyadari keterbatasan yang ada. Ia menjelaskan kepada masyarakat bahwa tidak semua keinginan di kampung dapat dipenuhi.
"Permintaan kampung untuk mau ini, mau itu sejujurnya tidak semua bisa pemerintah penuhi. Tetapi minimal satu kampung ada satu kegiatan dari aspek pendidikan atau kesehatan," ujar Bupati Freddy.
Bupati Freddy mengingatkan bahwa APBD terbatas dan masih dibutuhkan untuk keperluan lain, seperti gaji ASN, belanja modal, perjalanan, dan berbagai program prioritas lainnya.
Baca Juga:
Cak Hadi Sambung Asa Warga Kampung Onggoboyo Penghuni Bangunan Kolonial di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir PeradabanNamun, meski dengan keterbatasan tersebut, Bupati Freddy tetap berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat sebanyak mungkin. (*)