Ulama Muda Pecinta NU Usulkan Penetapan AHWA sebagai Majelis Tahkim ‘Aly di Tingkat PBNU

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rahmat Rifadin

1 Apr 2026 10:53

Thumbnail Ulama Muda Pecinta NU Usulkan Penetapan AHWA sebagai Majelis Tahkim ‘Aly di Tingkat PBNU
Koordinator Ulama Muda Pecinta NU, KH Abdul Latif Malik (peci putih) bersama para ulama muda NU. (Foto: Dok Narasumber for Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi dan menjaga marwah jam’iyah, sejumlah Ulama Muda Pecinta Nahdlatul Ulama mengajukan usulan strategis berupa penetapan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai Majelis Tahkim ‘Aly di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Usulan ini lahir dari kebutuhan akan adanya lembaga otoritatif yang tidak hanya berfungsi sebagai penengah (arbitrase), tetapi juga memiliki kewenangan tertinggi dalam menjaga arah organisasi sesuai dengan mandat Muktamar.

"Majelis Tahkim ‘Aly yang diusulkan merupakan lembaga tertinggi dalam penyelesaian konflik dan pengambilan keputusan strategis organisasi, yang bersandar pada otoritas keilmuan, integritas moral, serta kebijaksanaan para ulama yang tergabung dalam AHWA," ucap Koordinator Ulama Muda Pecinta NU, KH Abdul Latif Malik.

Pria yang akrab dipanggil Gus Latif itu menjelaskan, dalam konsep ini, Majelis Tahkim ‘Aly tidak hanya menjalankan fungsi mediasi, tetapi juga berperan sebagai Penjaga konstitusi dan khittah jam’iyah, Penafsir akhir dalam sengketa organisasi, juga Pengawal mandat Muktamar sebagai forum tertinggi organisasi.

Baca Juga:
Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, Majelis Tahkim ‘Aly diusulkan memiliki kewenangan khusus, antara lain:

  • Menyelesaikan konflik internal organisasi secara final dan mengikat 
  • Memberikan putusan atas pelanggaran berat terhadap khittah dan konstitusi organisasi 
  • Memberhentikan Rois ‘Aam dan Ketua Umum PBNU apabila terbukti menyimpang dari mandat Muktamar atau melanggar prinsip dasar organisasi 
  • Menjaga kesinambungan kepemimpinan organisasi sesuai dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah

"Konsep Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam tradisi Islam merupakan representasi ulama yang memiliki otoritas dalam menetapkan dan mengoreksi kepemimpinan demi kemaslahatan umat," tambah pria yang juga merupakan Pengasuh Pesantren Al Muhajirin III Bahrul Ulum Tambakberas Jombang tersebut.

Dalam konteks organisasi Nahdlatul Ulama, konsep ini dipandang relevan untuk diinstitusionalisasikan sebagai Majelis Tahkim ‘Aly guna menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan tanggung jawab kepemimpinan.

Usulan ini menegaskan pentingnya mekanisme checks and balances dalam tubuh organisasi. Kepemimpinan sebagai mandataris Muktamar tidak hanya memiliki legitimasi, tetapi juga harus berada dalam koridor akuntabilitas yang dapat diawasi secara moral dan kelembagaan.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Dengan adanya Majelis Tahkim ‘Aly, diharapkan Kepemimpinan organisasi lebih akuntabel dan berorientasi pada Amanah, Konflik internal dapat diselesaikan secara bermartabat dan final, serta Keutuhan jam’iyah tetap terjaga di tengah dinamika zaman.

Dia menambahkan, usulan penetapan AHWA sebagai Majelis Tahkim ‘Aly merupakan ikhtiar untuk mengembalikan peran sentral ulama dalam menjaga arah dan kemurnian perjuangan organisasi. Diharapkan PBNU dapat mempertimbangkan usulan ini secara bijak demi kemaslahatan jam’iyah dan umat secara luas. (*)

Baca Sebelumnya

Momen HUT Ke-112 Kota Malang: Banjir Masih Terjadi, Hanya Surut Lebih Cepat

Baca Selanjutnya

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

Tags:

ulama muda pecinta NU PBNU Muktamar NU Gus Latif Tambakberas jombang nu nahdlatul ulama

Berita lainnya oleh M. Rifat

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

14 April 2026 17:51

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

14 April 2026 17:37

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

14 April 2026 16:22

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H