Ketua DPRD Jombang Dorong DLH Fasilitasi Polemik Lahan Kolam IPAL Limbah Tahu

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

15 Jan 2026 11:59

Thumbnail Ketua DPRD Jombang Dorong DLH Fasilitasi Polemik Lahan Kolam IPAL Limbah Tahu
Warga terdampak yang sawahnya dikeruk untuk dijadikan kolam penampungan IPAL pabrik tahu sementara di Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (Foto: Syaiful Arif/Ketok.com)

KETIK, JOMBANG – Polemik pemanfaatan lahan warga sebagai kolam penampungan sementara Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pabrik tahu di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, terus bergulir. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk menjembatani persoalan tersebut secara musyawarah.

Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, menilai persoalan kolam IPAL limbah tahu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terlebih menyangkut lahan milik warga yang disebut memiliki sertifikat kepemilikan sah.

“Prosesnya harus dilihat dari awal. DLH dalam posisi ini seharusnya kan menjadi leading sector dan memfasilitasi pengadaan maupun penyelesaian persoalan di lapangan,” ujar Hadi Atmaji, Kamis, 15 Januari 2026.

Menurutnya, negara harus hadir untuk memastikan hak-hak warga tetap terlindungi, terutama jika lahan digunakan untuk kepentingan penanganan lingkungan tanpa adanya kesepakatan yang jelas.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

“Harus diselesaikan secara musyawarah. Jika memang ada tanah warga yang digunakan sebagai kolam penampungan IPAL, maka perlu ada kejelasan, termasuk kemungkinan pergantian atau kompensasi,” tegasnya.

Hadi menambahkan, DLH Jombang perlu turun langsung menjembatani polemik antara paguyuban perajin tahu dan warga pemilik lahan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan sesuai komitmen bersama.

“Kewenangan awal ada pada OPD terkait sebagai leading sector. Kalau sudah difasilitasi dan belum ada titik temu, baru DPRD bisa memfasilitasi melalui forum hearing. DPRD menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaannya,” jelasnya.

Polemik kolam IPAL limbah tahu ini mencuat setelah terungkap bahwa lahan pertanian di Desa Mayangan yang kini menjadi kolam penampungan limbah diduga digali tanpa izin pemilik. Sejumlah warga mengklaim lahan tersebut merupakan tanah bersertifikat milik mereka, bukan milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Baca Juga:
DPRD Jombang Cium Dugaan Kegagalan Proyek Pasar Ploso, Konsultan Perencana Merangkap sebagai Pengawas

Kepala Dusun Murong Pesantren, Desa Mayangan, Imam Subeki, yang juga Ketua Paguyuban Perajin Tahu Jogoroto, mengaku tidak mengetahui secara pasti status kepemilikan lahan yang dijadikan kolam IPAL sementara tersebut.

“Waktu itu tujuannya untuk meminimalisir bau Sungai Rejoagung 2 yang sangat menyengat. Limbah tahu ditampung sementara agar tidak langsung ke sungai,” kata Subeki.

Penggalian kolam dilakukan pada akhir 2024, bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Penjabat Bupati Jombang. Namun hingga kini, status legal lahan yang digunakan tidak pernah dipastikan secara administratif.

Masalah ini semakin mendapat sorotan setelah muncul fakta bahwa kolam IPAL limbah tahu tersebut tidak berfungsi maksimal dan pernah menelan korban jiwa. Seorang bocah berusia sekitar tiga tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke kolam penampungan pada Agustus 2025.

Kasus kolam IPAL limbah tahu di Jombang kini menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Jombang berharap DLH segera mengambil peran aktif untuk memastikan penyelesaian yang adil, melindungi hak warga, sekaligus menjaga komitmen penanganan lingkungan hidup di daerah. (*)

Baca Sebelumnya

Prabowo Kumpulkan 1200 Rektor, Guru Besar hingga Dekan di Istana, Apa yang Dibahas?

Baca Selanjutnya

Amis Dana Hibah Pariwisata Sleman, Instruksi Grup WhatsApp hingga Tanggung Jawab Kepala Daerah

Tags:

kolam penampungan IPAL pabrik tahu jombang berita jombang DPRD Jombang dlh jombang pemkab Jombang Kementerian Lingkungan Hidup PGN ipal komunal pabrik tahu jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar