Dugaan Pemotongan Pokir DPRD Jombang 2026, Penerima Manfaat Sebut Potongan hingga 30 Persen

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

12 Feb 2026 15:39

Thumbnail Dugaan Pemotongan Pokir DPRD Jombang 2026, Penerima Manfaat Sebut Potongan hingga 30 Persen
Ilustrasi pemotongan dana Pokir DPRD. (Foto: Ilustrasi AI)

KETIK, JOMBANG – Dugaan pemotongan dana pokok pikiran (pokir) DPRD Jombang kembali mencuat di tengah proses verifikasi anggaran pokir tahun 2026. Sejumlah penerima manfaat mengaku diminta menyisihkan sebagian bantuan yang direkomendasikan anggota dewan, bahkan disebut mencapai 30 persen dari total nilai kegiatan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat ini pokir DPRD Jombang 2026 masih dalam tahap verifikasi administrasi. Pencairan anggaran diperkirakan berlangsung pada Maret 2026.

Namun sebelum dana itu benar-benar turun, isu pemotongan pokir sudah beredar di sejumlah desa.

Salah satu penerima pokir dari anggota DPRD Jombang fraksi PPP, berinisial AC yang merupakan pengurus yayasan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang menuturkan, awalnya proposal yang diajukan sebesar Rp250 juta. Namun, dalam proses pembahasan, hanya Rp200 juta yang terakomodir dalam anggaran pokir DPRD Jombang 2026.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

Namun, persoalan muncul ketika dana yang disebut telah disetujui Rp 200 juta itu disebut kembali mengalami pemotongan.

Menurut AC, bantuan pokir yang seharusnya diterima Rp200 juta dipotong hingga 30 persen. Artinya, dana yang diterima hanya sekitar Rp140 juta.

"Ya dipotong bantuan sampai 30 persen. Sama operatornya, orangnya dari Bu Junita PPP. Anggaran Rp200 juta nanti terima cuma Rp140 juta, itu sekaligus dibebani biaya pembuatan LPJ dan pajak," ujarnya, Kamis 12 Januari 2026.

Ia menyebut, oknum operator dari PPP LK, warga Desa Kayangan, Diwek, Jombang yang meminta potongan dengan dalih untuk pengurusan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan pajak.

Baca Juga:
DPRD Jombang Cium Dugaan Kegagalan Proyek Pasar Ploso, Konsultan Perencana Merangkap sebagai Pengawas

"Saat ini informasinya Pokir 2026 masih proses tahap verifikasi. Maret nanti diperkirakan cair," ungkapnya.

LK yang mengaku sebagai operator lapangan dari anggota dewan dari fraksi PPP Junita Erma Zakiyah, sebagai pihak yang disebut-sebut bertugas mengumpulkan lembaga yang direkomendasikan dan diduga melakukan pemotongan hingga 30 persen.

"Jadi kita menerima Rp140 juta belum termasuk PPN PPh, belum lagi untuk pembuatan LPJ," tegas AC.

Dia mengaku keberatan dengan adanya dugaan pemotongan dana pokir DPRD Jombang tersebut. Namun, ia merasa berada dalam posisi sulit sebagai penerima bantuan.

"Ya sebenarnya keberatan, tapi ya mau gimana lagi. Kalau memang diperbolehkan aturan, ya seharusnya LPJ dan pajak ditanggung pihak operator dari dewan," harapnya.

Bantahan dari Anggota Dewan

Meski demikian, tudingan tersebut dibantah tegas oleh anggota DPRD Kabupaten Jombang dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Junita Erma Zakiyah.

Junita memastikan tidak pernah ada pemotongan dana pokir yang ia rekomendasikan kepada desa atau lembaga penerima manfaat.

“Tidak pernah. Kalau tidak percaya, silakan cek langsung ke desa-desa penerima pokir dari saya. Semua desa yang saya kasih pokir tidak ada potongan sama sekali alias nol rupiah,” kata Junita, Kamis 12 Januari 2026.

Ia memastikan seluruh desa penerima bantuan pokir darinya tidak dikenai potongan. "Anda bisa cek mas, seperti di Kwaron, Bulurejo, Balongbesuk, Cukir, Ceweng, itu nol (tanpa potongan)," ujarnya.

Terkait nama LK yang disebut sebagai operator, Junita mengaku belum mengetahui secara pasti identitas yang dimaksud.

“Coba nanti saya cari atau cek. Bahkan ada satu desa nama Rini itu ada tiga. Pokoknya nanti saya cek,” ujarnya.

Isu dugaan pemotongan anggaran pokir DPRD Jombang ini pun menjadi sorotan karena menyangkut transparansi penggunaan APBD serta integritas wakil rakyat.

Pengertian Dana Anggaran Pokir

Pokir sendiri merupakan usulan kegiatan yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui anggota DPRD dan dibiayai APBD.

Jika benar terjadi pemotongan hingga 30 persen, praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat penerima manfaat serta mencederai prinsip akuntabilitas anggaran daerah.

Selain itu, beredar pula informasi terkait operator dari anggota dewan partai lain. Dia disebut memiliki dua orang koordinator, yakni DK yang disebut sebagai mantan Ketua Organisasi Mahasiswa serta SBH yang dikabarkan menjabat Ketua PAC salah satu partai politik di wilayah Jogoroto. (*)

Baca Sebelumnya

Masuk Rumah Warga Rejosari Makmur, Biawak Sepnjang 1,5 Meter Dievakuasi Petugas BPBD Kota Surabaya

Baca Selanjutnya

Tim Call 112 Surabaya Evakuasi Dua Anjing, Ditemukan Warga Berkeliaran di Jalan Babatan dan Kertajaya

Tags:

DPRD Jombang Pokir DPRD berita jombang potongan pokir

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H