Banyak Dikeluhkan, Paket MBG di Kesamben Jombang Diduga Tak Layak Konsumsi

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Muhammad Faizin

20 Jan 2026 10:20

Headline

Thumbnail Banyak Dikeluhkan, Paket MBG di Kesamben Jombang Diduga Tak Layak Konsumsi
Foto menu paket MBG. (Foto: Istimewa/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, menuai sorotan setelah sejumlah paket makanan yang didistribusikan pada Senin, 19 Januari 2026 dilaporkan dalam kondisi tidak layak konsumsi.

Keluhan tidak hanya datang dari satu sekolah. Sejumlah wali murid menyebutkan masalah kualitas makanan terjadi di beberapa wilayah penerima MBG yang diduga dikelola dapur SPPG Yayasan Miftahul Ulum Dero, Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Salah seorang wali murid berinisial LF mengungkapkan bahwa keluhan terkait menu MBG bersifat merata, bukan hanya di satu desa.

“Iya mas, menu MBG dari SPPG Miftahul Ulum banyak dikeluhkan. Tidak hanya di Dero, Kedungbetik, Kesamben saja, tapi merata,” ujar LF, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca Juga:
Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ia menuturkan, anaknya yang bersekolah di SD Candisari mengaku tidak mengonsumsi makanan MBG karena rasanya sudah basi.

“Anak saya ngomong sendiri kalau makanannya basi. Tidak mungkin anak kecil mengada-ada. Katanya nasi dan lauknya sudah tidak enak, jadi tidak dimakan dan akhirnya makan di rumah,” katanya.

Temuan serupa juga diungkapkan oleh sejumlah guru penerima paket MBG. Beberapa menu dilaporkan berbau tidak sedap, bahkan ayam diduga masih terdapat darah. Selain itu, tahu pong ditemukan dalam kondisi lembek dan basah, buah melon beraroma kecut, serta sayur yang mengeluarkan bau basi hingga akhirnya dibuang.

“Ada bau tidak enak, dan seperti masih ada darahnya,” ujar salah satu guru.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

Kondisi tersebut membuat satu sekolah memutuskan menolak paket MBG, sementara sekolah lain terlanjur menerima sebelum menemukan kejanggalan pada menu makanan.

Paket menu program MBG basi yang diduga berasal dari dapur SPPG Miftahul Ulum Dero, Kesamben, Jombang tersebut tidak hanya sekali Ini saja. Tetapi seminggu lalu juga terjadi hal yang sama, lauk telur disebut juga diterima siswa dalam kondisi basi.

Beruntung Menu MBG Tak Dikonsumsi dan Bisa Sebabkan Keracunan

Hal senada disampaikan Kepala SMPN 2 Kesamben, Nur Khasanah, makanan program MBG tak layak konsumsi juga ditemukan di sekolahnya.

Namun, beruntung menu program MBG basi diduga dari dapur SPPG Miftahul Ulum Dero, Kesamben, Jombang tidak sampai dikonsumsi siswa dan mengalami keracunan. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah memiliki prosedur pengecekan sebelum makanan dibagikan kepada siswa.

“Setiap hari sebelum dibagikan ke anak-anak, kami punya tim untuk mencicipi makanan. Kemarin dirasa lauknya agak bau, lalu kami ambil sampel lain dan ternyata sama,” jelasnya.

Pihak sekolah kemudian langsung menghubungi SPPG. Menindaklanjuti laporan tersebut, makanan ditarik kembali oleh pengelola dapur.

“Kami langsung hubungi pihak SPPG dan mereka mengambil langkah menarik kembali makanannya. Mereka juga berjanji akan mengganti. Kami selalu berkoordinasi karena tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Nur Khasanah.

Ia menegaskan, kejadian tersebut baru terjadi pada hari itu dan langsung ditangani melalui koordinasi dengan pengelola MBG.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Yayasan Miftahul Ulum Dero, Fahmy Ardy Ansyah, hingga berita ini dimuat, belum bisa dikonfirmasi. (*)

Baca Sebelumnya

SDN 1 Batuporo Timur Diduga Manipulasi Data, Terdaftar di Dapodik Namun Tak Miliki Siswa

Baca Selanjutnya

DPRD Surabaya Bertemu Pasangan Lansia, Minta Bantuan Dugaan Mafia Tanah

Tags:

Menu MBG kualitas menu MBG program MBG menu MBG tak layak konsumsi berita jombang berita mbg sppg Miftahul Ulum Kesamben Jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H