Serunya Liburan Edukasi Kopi dan Coklat ala “Willy Wonka” di Puslitkoka Jember

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Muhammad Faizin

27 Apr 2024 11:29

Headline

Thumbnail Serunya Liburan Edukasi Kopi dan Coklat ala “Willy Wonka” di Puslitkoka Jember
Flintstone atau kereta kayu yang dinaiki oleh para wisatawan saat akan mengitari Puslitkoka (Ari Pangistu/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Saat berkunjung ke Jember, belum lengkap rasanya jika tak mampir ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia. Destinasi wisata alam dan edukasi yang terletak di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji ini menawarkan berbagai keunggulan yang tak bisa ditemui di destinasi lainnya. 

Nilai lebih dari destinasi wisata ini salah satunya dari sisi historis. Berdiri dengan nama awal Besoekisch Proefstation pada tahun 1911, Puslitkoka menjadi pusat penelitian kopi dan cokelat tertua di Indonesia. Sehingga, tak hanya eksotisme nuansa alam, pengunjung juga bisa merasakan nilai-nilai historis dari sejarah perkebunan era kolonial saat berkunjung ke Pusslitkoka Indonesia di Jember. 

Tempat wisata ini bisa bisa dikunjungi setiap hari, mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Harga tiket masuk juga cukup terjangkau, yakni hanya Rp 5 ribu. 

Untuk menuju tempat wisata yang terletak di selatan Jember itu juga tak sulit. Hanya menempuh waktu sekitar 30 menit dari jantung kota, dengan berbagai moda transportasi umum atau pun pribadi.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Meski terletak di kawasan pinggir kota, akses jalan di Puslitkoka juga cukup nyaman karena dipastikan tak ada jalanan yang tak beraspal.

Sekitar 500 meter menuju pintu masuk, mata kita pun akan dimanjakan pemandangan bukit-bukit dan sawah-sawah. Serta, kebun karet milik PTPN XII. 

Tiba di Puslitkoka, anda bisa langsung mengitari kebun kopi dan kakao. Ya tentu tidak dengan berjalan kali, karena biasanya wisatawan akan diajak berkeliling di hamparan kebun seluas 20 hektar. 

Nuansa kesejukan pepohonan seketika menyeruak begitu kita menjelajahi perkebunan kopi dan kakao di sini.

Baca Juga:
Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Meski terbilang luas, namun luasan lahan yang bisa dijelajahi oleh wisatawan ini tak sampai 1/4 dari total luas kebun kopi dan kakao yang mencapai 160 hektar. 

Foto Cukup dengan merogoh kocek Rp 10 ribu, pengunjung bisa menikmati wisata di Puslitkoka dengan menaiki flintstone atau kereta kayu (Ari Pangistu/Ketik.co.id)Cukup dengan merogoh kocek Rp 10 ribu, pengunjung bisa menikmati wisata di Puslitkoka dengan menaiki flintstone atau kereta kayu (Ari Pangistu/Ketik.co.id)

Nah, karena itu wisatawan bisa menaiki moda transportasi yang telah disiapkan. Yakni mobil gandeng yang dihias layaknya kereta kayu. Mereka menyebutnya Flintstone. 

Siapa yang berminat, bisa membayar tiket menaiki kereta tersebut seharga Rp 10 ribu per orang. 

Layaknya film Willy Wonka yang populer di tahun 2005, pengunjung akan diajak berkeliling Puslitkoka menaiki Flinstone, dan bahkan sesekali berhenti untuk melihat langsung atau pun sekedar berswafoto di titik-titik “instagramable” di tengah hamparan kebun kopi dan kakao. 

Jangan kaget jika saat berkeliling menaiki Flintstone, anda juga melihat rusa. Karena ternyata, ada 2 hektar lahan perkebunan yang sengaja digunakan untuk penangkaran Rusa Tutul dan Rusa Timor.

Menurut Liman, pengemudi kendaraan Flinstone, ada sekitar 60 ekor rusa yang ada di lahan tersebut. Dan pengunjung bisa berfoto atau pun melihat secara dekat rusa-rusa. Jika beruntung, anda akan melihat rusa yang bertanduk. 

Setelah melihat rusa, seru juga jika wisatawan melepas penat dengan berenang di kolam renang. Terdapat fasilitas kolam renang lengkap dengan perosotan untuk anak di bawah umur. 

Di pinggiran kolam renang, para orang tua juga bisa “ngaso” (duduk santai, red).

Setelah mengitari kebun dengan kereta kayu, para wisatawan akan berhenti di ujung lahan. Dan mulai diajak belajar proses pembuatan kopi dan cokelat. 

Foto Seorang Pengunjung  sedang berswafoto di penangkaran Rusa di Puslitkoka, Jember (Ari Pangistu/Ketik.co.id)Seorang pengunjung sedang berswafoto di penangkaran Rusa di Puslitkoka, Jember (Ari Pangistu/Ketik.co.id)

Pertama, wisatawan akan melihat bagaimana kopi yang dipanen itu akan diproses. Mulai dari pemisahan biji kopi hijau dan merah, pengeringan, biji kopi, disangarai hingga digiling menjadi bubuk. 

Edukasi selanjutnya yakni proses pengelolaan biji Kakao dan coklat dari hulu ke hilir. Mulai dari proses panen, fermentasi kakao, dan hingga akhirnya menjadi aneka produk cokelat. 

Menariknya, seuruh mesin yang digunakan untuk mengolah coklat ini dibuat mandiri oleh Puslitkoka. 

Hal itu bisa dilihat dari belasan orang yang membuat mesin-mesin tersebut. 

Di akhir perjalanan, para pelancong akan dibawa menuju minimarket yang menjual seluruh produk-produk Puslitkoka. 

Di sini, anda juga bisa menikmati aneka seduhan kopi dingin atau pun hangat. Gimana, tertarik untuk mencoba mengunjungi Puslitkoka Indonesia di Jember ? (*) 

Baca Sebelumnya

Antisipasi Banjir, Ribuan Relawan Lakukan Tanam Pohon hingga Bersihkan Sampah di Sungai Brantas

Baca Selanjutnya

105 Calon Jemaah Haji Kabupaten Nagan Raya Jalani Manasik

Tags:

Jember Puslitkoka wisata edukasi Wisata Alam willy Wonka wisata kopi dan coklat sejarah

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar